Sinsen Jambi Ingatkan Pengendara Hindari Jas Hujan Ponco Saat Musim Hujan

Penulis: Ahmad Syukri  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 16:45:02 WIB
Pengendara motor di Jambi diimbau memilih jas hujan setelan daripada ponco untuk keselamatan.

JAMBI — Intensitas hujan yang terus meningkat di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya memicu risiko keselamatan bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Kondisi aspal yang licin, berkurangnya jarak pandang, hingga potensi angin kencang menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi sejak dini.

Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini, Sinsen melalui kampanye #Cari_Aman memberikan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pemilihan perlengkapan berkendara yang tepat untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Mengapa Jas Hujan Setelan Lebih Aman daripada Ponco?

Instruktur Safety Riding Sinsen, Agung Sanjaya, menjelaskan bahwa pemilihan jas hujan sangat memengaruhi mobilitas dan keamanan pengendara. Ia sangat menyarankan masyarakat untuk menggunakan jas hujan tipe setelan (baju dan celana) dibandingkan model ponco.

Model ponco dinilai berbahaya karena bagian bawahnya yang menjuntai berisiko tinggi tersangkut pada jeruji roda atau rantai motor. Selain itu, jas hujan setelan memberikan ruang gerak yang lebih bebas dan tidak mudah tertiup angin saat kendaraan melaju.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pengendara diimbau tidak terburu-buru, menjaga fokus, dan selalu memperhatikan kondisi jalan saat hujan,” ujar Agung Sanjaya.

Antisipasi Jalan Licin dan Bahaya Genangan Air

Selain faktor perlengkapan, teknik berkendara di atas aspal basah memerlukan penyesuaian khusus. Pengendara diminta untuk menjaga kecepatan tetap stabil dan menghindari pengereman mendadak. Air hujan yang bercampur dengan debu atau sisa oli di jalanan membuat daya cengkeram ban berkurang drastis.

Genangan air juga menjadi tantangan tersendiri di beberapa titik ruas jalan di Jambi. Pengendara diingatkan untuk tidak sembarangan melintasi genangan karena berpotensi menutupi lubang dalam atau permukaan jalan yang rusak yang dapat menyebabkan kecelakaan fatal.

Sinsen juga menyarankan agar pengendara merencanakan waktu perjalanan lebih awal. Hal ini dilakukan untuk menghindari perilaku terburu-buru di jalan raya, mengingat arus lalu lintas cenderung lebih padat dan melambat saat hujan turun.

Pentingnya Perawatan Motor Pasca Terkena Hujan

Kondisi teknis kendaraan memegang peranan penting dalam menjaga keselamatan. Air hujan yang bersifat korosif dapat merusak komponen sepeda motor jika dibiarkan terlalu lama. Pengendara disarankan rutin mencuci motor setelah terkena hujan untuk membersihkan sisa kotoran dan pasir yang menempel.

Beberapa komponen yang wajib diperiksa secara berkala meliputi:

  • Sistem pengereman agar tetap pakem di kondisi basah.
  • Kondisi ban dan tekanan angin untuk memastikan traksi maksimal.
  • Filter udara dan sistem kelistrikan guna mencegah motor mogok.
  • Kondisi oli mesin dari risiko tercampur air.

“Potensi bahaya di jalan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, penting bagi pengendara untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman demi mengurangi risiko kecelakaan,” tambah Agung.

Melalui edukasi ini, Sinsen berharap kesadaran masyarakat Jambi dalam disiplin berlalu lintas meningkat, sehingga angka kecelakaan di musim hujan dapat ditekan secara signifikan.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: bitnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top