Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menghadiri upacara peringatan HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas tingkat nasional di Stadion Jakabaring, Palembang, Kamis (30/4/2026). Kehadiran ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kapasitas personel penyelamatan di wilayah Provinsi Jambi.
PALEMBANG — Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pdi.I, menghadiri langsung Upacara Peringatan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026. Agenda nasional ini dipusatkan di Stadion Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Abdullah Sani didampingi sejumlah pejabat teras Pemerintah Provinsi Jambi. Tampak hadir Asisten II H. Syamsu Rizal, Kasat Pol PP dan Damkar Provinsi Jambi Rahmad Hidayat, Sekretaris Sat Pol PP dan Damkar Sabri Yanto, serta Kabid Trantibum Setyasmoko Pandu Hartadita.
Upacara besar ini dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus yang bertindak sebagai inspektur upacara. Di hadapan 1.612 personel dari seluruh Indonesia, ia membacakan amanat tertulis Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan tema sentral “Mengabdi Untuk Keselamatan Negeri”.
Dalam sambutannya, Wamendagri menekankan bahwa Indonesia sedang berada di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Kondisi ini menuntut peran strategis Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas untuk menjamin keamanan masyarakat, baik dari ancaman kebakaran maupun gangguan ketertiban umum di daerah.
Data nasional menunjukkan intensitas kerja petugas penyelamatan sangat tinggi. “Sepanjang tahun berjalan, tercatat 20 ribu kejadian kebakaran dan 127 operasi penyelamatan nonkebakaran yang berhasil ditangani Damkar. mereka telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa,” ujar Akhmad Wiyagus saat membacakan sambutan Mendagri.
Hingga tahun 2025, kekuatan personel di sektor ini terus diperkuat secara administratif. Tercatat jumlah ASN Damkar mencapai 54.999 orang, dengan komposisi 64 persen merupakan pegawai non-ASN. Selain itu, terdapat 4.134 PPNS penegak peraturan daerah serta dukungan masif dari 82.132 relawan Damkar di seluruh penjuru tanah air.
Kementerian Dalam Negeri memberikan arahan tegas kepada seluruh pemerintah daerah pada tahun 2026 ini. Fokus utama terletak pada penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai bimbingan teknis bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Pemerintah daerah diminta untuk lebih bijak dalam menyusun alokasi anggaran, terutama untuk urusan wajib pelayanan dasar. Efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan kesiapsiagaan armada dan personel penyelamatan di lapangan.
“Pemerintah daerah harus bijak dalam menentukan alokasi anggaran di tengah efisiensi. Segera bentuk nomenklatur Damkar dan penyelamatan yang mandiri, optimalkan ketenteraman dan ketertiban umum, serta perkuat peran Satpol PP dan Satlinmas dalam penegakan peraturan daerah,” tegas Wamendagri.
Rangkaian peringatan ulang tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara formal. Panitia menyelenggarakan skill competition untuk menguji ketangkasan personel serta jambore nasional sebagai wadah pertukaran informasi dan solidaritas antarpetugas dari berbagai provinsi.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menilai momentum ini sangat krusial bagi penguatan sinergi lintas daerah. Menurutnya, tantangan keamanan dan bencana di Provinsi Jambi memerlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
“Selamat hari jadi untuk rekan-rekan Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas di seluruh Indonesia, khususnya yang bertugas di Provinsi Jambi. Tetap semangat dalam melayani masyarakat,” ujar Abdullah Sani menutup keterangannya.
Kehadiran delegasi Jambi dalam ajang nasional ini diharapkan mampu membawa skema baru dalam penanganan ketertiban umum dan kebakaran. Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas personel agar pelayanan publik di sektor keamanan tetap optimal.