MUAROJAMBI — Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi menerima santunan dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi. Bantuan tersebut diberikan dalam acara doa bersama yang digelar di lingkungan perusahaan pada Senin (27/7) ba’da Salat Asar.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, pelabuhan memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.
“Melalui doa bersama dan santunan ini, kami berharap dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar sekaligus memohon agar seluruh aktivitas operasional Pelindo Jambi senantiasa diberikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran,” ujarnya.
Kultum dan Salat Berjamaah Sebelum Penyerahan Santunan
Rangkaian acara diawali dengan Salat Asar berjamaah. Setelah itu, Al-Ustadz Lukman Hakim menyampaikan kultum yang dilanjutkan dengan doa bersama. Suasana ramah tamah mewarnai penyerahan santunan kepada 25 anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi.
Koordinator Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi, Sukarno, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama insan Pelindo Regional 2 Jambi. Febrianto menambahkan bahwa keberadaan Pelindo diharapkan tidak hanya memberi manfaat di sektor logistik, tetapi juga menghadirkan nilai dan keberkahan bagi lingkungan sekitar.
300 Anak Yatim di 12 Cabang Pelindo Regional 2 Jadi Sasaran
Kegiatan serupa digelar serentak di 12 cabang Pelindo Regional 2. Secara keseluruhan, perusahaan menyalurkan santunan kepada 300 anak yatim atau piatu di wilayah operasionalnya. Dari jumlah itu, 25 anak di antaranya berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah Jambi.
Program ini merupakan bagian dari gerakan kebersamaan yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja. Lewat inisiatif tersebut, Pelindo Regional 2 Jambi ingin menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan.
Melalui semangat “Pelabuhan yang Tumbuh Bersama Masyarakat”, perusahaan berkomitmen menghadirkan manfaat tidak hanya dari layanan kepelabuhanan yang andal, tetapi juga dari berbagai inisiatif sosial yang berdampak positif bagi warga di sekitar kawasan operasional.