JAMBI — Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana mendapat pengakuan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas komitmennya memperkuat ketahanan keluarga. Penghargaan tersebut tertuang dalam Sertifikat Nomor: 60/KK.02/J5/2026 yang diberikan pada peringatan Harganas ke-33.
Mengapa Ayah Harus Ambil Rapor?
Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (GEMAR) merupakan inisiatif Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Tujuannya bukan sekadar formalitas mengambil nilai, melainkan membangun dukungan emosional yang signifikan bagi anak. Kehadiran ayah di sekolah saat pembagian rapor diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar siswa.
Pemkot Jambi kemudian mengeluarkan kebijakan pendukung melalui inisiatif bernama "Ayah Bahagia". Program ini secara aktif mendorong para ayah meluangkan waktu dan terlibat langsung dalam perkembangan pendidikan anak, termasuk turun tangan mengambil rapor di sekolah.
“Dari Rumah yang Hangat, Lahir Generasi Kuat”
"Ini bukan sekadar soal mengantar anak ke sekolah. Ini adalah tentang menghadirkan peran ayah secara utuh dalam tumbuh kembang anak. Karena dari rumah yang hangat, akan lahir generasi yang kuat," ujar Wali Kota Maulana, Senin (06/07/2026).
Ia mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, untuk tidak melewatkan momen sederhana namun penuh makna itu. Menurutnya, keterlibatan aktif dalam pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga bentuk cinta dan tanggung jawab ayah yang tidak tergantikan.
Fokus pada Karakter Anak dan Indonesia Emas 2045
Maulana menegaskan, Pemkot Jambi bersama Wakil Wali Kota Diza akan terus mendukung program berorientasi penguatan keluarga. Ia menyebut program "Ayah Bahagia" juga mencakup pembentukan karakter anak melalui lingkungan pergaulan yang sehat, yang merupakan bagian dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
"Terima kasih kepada Ayahanda dan Ibunda yang dengan penuh cinta dan tanggung jawab terus mendampingi langkah putra-putrinya menuju kesuksesan, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, maupun kehidupan sosial," tutup Wali Kota Maulana.