TANJUNG JABUNG BARAT — Kolaborasi antara perusahaan migas dan pemerintah daerah di Tanjung Jabung Barat kembali berbuah nyata. Sebanyak 80 drum plastik yang diterima DLH Tanjabbar pada Kamis (2/7/2026) diyakini mampu menjawab persoalan klasik keterbatasan wadah sampah di lingkungan padat penduduk.
Plt Kepala DLH Tanjabbar, Hilman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PetroChina. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat sasaran di tengah keterbatasan anggaran daerah untuk pengadaan fasilitas kebersihan. "Alhamdulillah, 80 drum plastik dari PetroChina sudah kita terima. Banyak sekali manfaat yang kami rasakan dari keberadaan SKK Migas PetroChina," ujarnya.
Drum Plastik untuk TPA 3R dan Pemukiman Warga
Bantuan ini tidak hanya ditempatkan di lingkungan rumah tangga. Environmental HSE PetroChina, Ade Wira Handayani, menjelaskan bahwa drum plastik tersebut juga akan mendukung program TPA 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang tengah dijalankan DLH. "Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari tumpukan sampah," kata Ade saat ditemui usai acara serah terima.
Selain Ade, hadir pula CSR & Comdev Supervisor PetroChina M. Yuda Ramdani dan Eko Wahyuana. Dari pihak DLH, turut mendampingi Kabid PPKL Ahmad Fauzi.
PetroChina: Sampah Bisa Diolah Jadi Nilai Ekonomi
M. Yuda Ramdani menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi aktif kepada masyarakat sekitar wilayah operasional. Ia berharap, dengan adanya drum plastik ini, volume sampah di Tanjabbar bisa diminimalisir. "Ada sampah yang bisa diolah, sehingga ada nilai ekonomi tambahan baru, terutama untuk masyarakat yang mengelola sampah," jelas Yuda.
Ia juga membuka peluang kerja sama lanjutan. "Tidak menutup kemungkinan ke depannya kolaborasi yang baik ini akan terus berlanjut sebagai upaya bersama mengelola sampah supaya Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan lebih baik lagi," tambahnya.
Mengapa Bantuan Ini Krusial untuk Tanjabbar?
Persoalan sampah di Tanjabbar, terutama di pemukiman padat, kerap terkendala pada minimnya sarana penampungan sementara. Dengan tambahan 80 drum plastik, DLH Tanjabbar berharap masyarakat lebih mudah memilah sampah rumah tangga dan mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan. Inisiatif PetroChina ini dinilai menjadi contoh sinergi yang efektif antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam isu lingkungan hidup.