SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun memulai rangkaian MTQ ke-14 Kecamatan Pelawan dengan seremoni yang sarat makna. Bupati H Hurmin secara langsung memukul beduk sebagai tanda dimulainya ajang bergengsi di tingkat kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya, Hurmin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci dapat membentuk warga yang religius dan berakhlak mulia.
“Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar mampu melahirkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata Hurmin di arena MTQ Desa Pulau Aro.
Simbol Estafet Tanggung Jawab Syiar Islam
Prosesi penyerahan piala bergilir menjadi momen krusial dalam acara pembukaan. Piala tersebut diserahkan dari Desa Sungai Merah—tuan rumah sebelumnya—kepada Desa Pulau Aro yang kini resmi mengemban amanat sebagai penyelenggara MTQ tingkat Kecamatan Pelawan tahun 2026.
Bupati menekankan bahwa piala bergilir bukan sekadar trofi, melainkan simbol estafet tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan syiar Islam. “Piala bergilir diharapkan terus menjadi pemersatu masyarakat sekaligus memotivasi lahirnya generasi yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
MTQ Jadi Ajang Pemersatu Masyarakat Kecamatan Pelawan
Kegiatan MTQ ke-14 ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Pelawan. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dengan digelarnya MTQ di Desa Pulau Aro, pemerintah daerah berharap semangat keagamaan terus tumbuh di kalangan generasi muda. Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Sarolangun.
Pewarta: Bambang Irawan
Editor: Siri Antoni