SAROLANGUN — Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sarolangun yang tergabung dalam Kloter BTH 24 tiba di kampung halaman setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Penyambutan digelar di Masjid As Sultan, Senin (29/6/2026), dengan pengamanan ketat dari Polres Sarolangun.
Apel Pengamanan Sebelum Rombongan Tiba
Sebelum kedatangan jemaah, Polres Sarolangun menggelar apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Kompol Angga Luvyanto. Seluruh personel mendapat arahan dan pembagian tugas sesuai surat perintah untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Personel tidak hanya berjaga di lokasi penyambutan, tetapi juga mengawal proses pengambilan koper milik jemaah oleh keluarga dan mengatur arus lalu lintas di sekitar Masjid As Sultan.
Prosesi Serah Terima Jemaah kepada Keluarga
Acara diawali dengan penyerahan simbolis jemaah haji dari panitia kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Selanjutnya, jemaah diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing sebagai tanda berakhirnya rangkaian pemulangan Kloter BTH 24.
Bupati Sarolangun H. Hurmin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat.
“Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Daerah, dan Forkopimda Kabupaten Sarolangun, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kloter BTH 24. Semoga seluruh amal ibadah selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ujar Bupati.
Harapan agar Nilai Ibadah Menjadi Teladan
Bupati berharap nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, serta semangat ibadah yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat keagamaan setelah kembali ke lingkungan sehari-hari.
Usai prosesi, para jemaah secara bertahap diantar menuju kendaraan keluarga masing-masing dengan pengawalan personel Polres Sarolangun. Rangkaian penyambutan berlangsung aman, lancar, tertib, dan penuh khidmat berkat sinergi antara Pemkab Sarolangun, Polres, TNI, Kementerian Agama, dan tenaga kesehatan.