Pencarian

Satgas Karhutla Jambi Siagakan Personel di Pos Rawan Kebakaran, 1.205 Titik Panas Terdeteksi Sejak Awal 2026

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:14:31 WIB
Satgas Karhutla Jambi Siagakan Personel di Pos Rawan Kebakaran, 1.205 Titik Panas Terdeteksi Sejak Awal 2026
Gubernur Jambi Al Haris memimpin apel siaga darurat karhutla di Korem 042 Garuda Putih.

JAMBI — Apel Siaga Darurat Karhutla digelar di Korem 042 Garuda Putih, Rabu (10/6), sebagai sinyal dimulainya operasi pencegahan secara masif. Gubernur Jambi Al Haris, yang juga menjabat Komandan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, memimpin langsung apel tersebut dan menekankan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama.

"Seluruh pihak harus tetap waspada dan siaga. Pencegahan menjadi langkah utama agar karhutla tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar," kata Al Haris dalam arahannya.

Luas Lahan Terbakar Capai 121 Hektare

Data yang dipaparkan dalam apel menunjukkan bahwa luas lahan yang terdampak kebakaran hingga awal Juni sudah mencapai sekitar 121 hektare. Angka ini mendorong Satgas untuk segera mengerahkan personel ke pos-pos siaga yang tersebar di daerah rawan kebakaran.

Pelaksana Harian Dansatgas Karhutla Jambi, Nyamin, menyatakan pengerahan personel akan dilakukan segera setelah apel siaga. Langkah ini bertujuan mempercepat deteksi dini dan respons terhadap potensi kebakaran sebelum meluas.

Polisi Ingatkan Sanksi Hukum bagi Pembakar Lahan

Kapolda Jambi Krisno H. Siregar menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung pencegahan karhutla melalui patroli terpadu dan sosialisasi kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan, baik oleh individu maupun perusahaan, merupakan tindakan yang dapat dikenakan sanksi hukum.

"Pembakaran lahan harus dicegah bersama demi menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat," tegas Krisno.

Pemerintah provinsi berharap pengalaman kelam kabut asap yang melanda Jambi pada 2015 dan 2019 tidak terulang. Dengan kesiapsiagaan yang ditingkatkan sejak dini, Satgas Karhutla optimistis dampak kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin selama musim kemarau tahun ini.

Bagikan
Sumber: minanews.net

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks