JAMBI — Rumor kepergian Bojan Hodak mendadak viral di media sosial pada Senin (25/5). Kabar ini muncul tepat setelah Persib menuntaskan musim dengan sempurna, mengalahkan Borneo FC dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Hattrick Bersejarah yang Berujung Spekulasi
Bojan Hodak baru saja mencatatkan nama emas dalam sejarah Persib. Ia menjadi pelatih pertama yang mampu mempersembahkan tiga gelar liga secara beruntun — musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
Gelar terakhir dipastikan setelah Persib bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). Hasil itu sudah cukup untuk mengunci posisi puncak dengan koleksi 79 poin, unggul head-to-head atas Borneo FC yang juga mengemas poin sama.
Dari Pesta Juara ke Isu Perpisahan
Ribuan bobotoh masih larut dalam euforia saat kabar ini mencuat. Tak heran, reaksi kecewa langsung membanjiri linimasa media sosial. Banyak suporter berharap manajemen bisa mempertahankan pelatih asal Kroasia itu mengingat kontribusinya yang monumental.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub. CNNIndonesia.com telah mencoba mengonfirmasi isu ini kepada manajer Persib, Umuh Muchtar, namun belum mendapatkan jawaban.
Puncak Karier di Tengah Ketidakpastian
Keberhasilan ini mengukuhkan Bojan Hodak sebagai salah satu pelatih asing tersukses yang pernah menangani klub asal Kota Bandung. Namun, di puncak karier, justru spekulasi perpisahan yang mengemuka.
Belum diketahui apa yang melatarbelakangi rumor ini. Apakah terkait masa depan kontrak, tawaran dari klub lain, atau faktor internal tim. Publik masih menunggu klarifikasi resmi dari manajemen Persib dalam waktu dekat.