Pencarian

Job Fair Pemkot Jambi Tawarkan 5.476 Lowongan Kerja, Wali Kota Maulana Sebut Ini Strategi Tekan Pengangguran Terbuka

Kamis, 21 Mei 2026 • 14:53:26 WIB
Job Fair Pemkot Jambi Tawarkan 5.476 Lowongan Kerja, Wali Kota Maulana Sebut Ini Strategi Tekan Pengangguran Terbuka
Wali Kota Jambi Maulana meninjau langsung Job Fair dengan 5.476 lowongan kerja di berbagai sektor.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Mei 2026, ini memadukan tiga jenis lowongan sekaligus. Disnakerkopukm Kota Jambi mencatat 876 lowongan dalam negeri, 3.700 lowongan melalui skema government to government (G2G) luar negeri, dan 900 lowongan private to private (P2P).

Wali Kota Maulana yang hadir bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyempatkan diri mewawancarai langsung sejumlah perusahaan peserta. Ia menemukan variasi sektor yang cukup luas, mulai dari kesehatan, keuangan, kosmetik, hingga kuliner.

“Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Jambi untuk menurunkan angka pengangguran terbuka,” ujar Maulana dalam keterangannya, Rabu.

Disnaker Buka Layanan Setiap Hari, Job Fair Hanya Puncak Acara

Maulana menegaskan bahwa job fair bukan satu-satunya saluran. Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disnakerkopukm) Kota Jambi, menurutnya, telah menjalin kerja sama permanen dengan berbagai perusahaan sehingga informasi lowongan bisa diakses kapan saja.

“Sebetulnya program job fair ini berlangsung setiap hari di Disnakerkopukm, namun biasanya akan lebih ramai jika diadakan job fair seperti saat ini,” tegasnya.

Pola ini dinilai lebih efektif karena pencari kerja tidak perlu menunggu momen tahunan untuk mendapatkan informasi lowongan yang sesuai dengan kualifikasi mereka.

Disabilitas Juga Punya Peluang, Aturan 5 Persen Sudah Berlaku

Satu hal yang menjadi perhatian dalam job fair kali ini adalah keterbukaan bagi penyandang disabilitas. Maulana menyebutkan bahwa sejumlah hotel dan restoran di Kota Jambi sudah mulai menerima pekerja dari kelompok ini dan menyediakan pelatihan khusus.

“Untuk hari ini nampaknya belum ada yang melamar dari penyandang disabilitas, mungkin besok disediakan karena memang tidak semua posisi bisa diisi,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang mewajibkan perusahaan menyerap minimal 5 persen tenaga kerja penyandang disabilitas dari total pegawai. Aturan ini, menurutnya, harus mulai dijalankan secara konsisten oleh semua pemberi kerja di Kota Jambi.

Pesan Wali Kota: Jangan Pilih-pilih Pekerjaan, Kerja Keras Kunci Sukses

Di sela-sela peninjauan, Maulana menyampaikan pesan kepada para pencari kerja, terutama generasi muda. Ia mengkritik kecenderungan sebagian anak muda yang langsung mengincar posisi encer tanpa mau memulai dari bawah.

“Tidak ada keberhasilan yang bisa dicapai tanpa kerja keras. Memang sebagian anak muda sekarang banyak yang memilih-milih kerja, maunya langsung kerja yang bagus tanpa kerja keras. Jangan patah semangat dan cari terus peluang,” pesannya.

Job Fair Kota Jambi 2026 menjadi salah satu indikator bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan sektor formal, tetapi juga membuka akses ke pasar kerja luar negeri sebagai alternatif bagi warga yang memiliki kompetensi tertentu.

Bagikan
Sumber: jernih.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks