BANGKO — Pemerintah pusat mengucurkan sejumlah program strategis untuk memacu ekonomi dan sumber daya manusia di Kabupaten Merangin. Pengumuman itu disampaikan langsung Mendes PDTT Yandri Susanto saat menghadiri Upacara Retreat Kepala Desa Kabupaten Merangin di Dodikjur Rindam III Siliwangi, Bandung, Senin (24/8/2026).
Dalam arahannya, Yandri menegaskan peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi prioritas. Kementerian akan memfasilitasi studi banding internasional bagi para pemimpin desa.
"Nanti saya minta tiga orang kepala desa dari Kabupaten Merangin akan kita kirim ke Tiongkok untuk mengikuti pendidikan strategi memajukan desa atau daerah tertinggal," ujar Mendes PDTT.
Program pengembangan SDM tidak hanya menyasar aparatur desa. Kemendes PDTT membuka peluang bagi putra-putri daerah di 205 desa dan 10 kelurahan se-Kabupaten Merangin untuk mengikuti pelatihan keterampilan khusus yang terhubung langsung dengan pasar kerja di Jepang.
Inisiatif ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di luar negeri sekaligus membuka karier global bagi generasi muda perdesaan.
Dari sektor ketahanan ekonomi, pemerintah pusat menyiapkan suntikan modal usaha yang signifikan. Melalui Program Sehati, Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) di 24 kecamatan di Merangin masing-masing bakal menerima alokasi bantuan sebesar Rp 2,5 miliar.
Bantuan ini diproyeksikan mampu menstimulus lahirnya unit usaha baru serta memperkuat konektivitas ekonomi antardesa. Langkah percepatan ekonomi tersebut turut didorong dengan pembukaan akses pasar global bagi komoditas lokal Merangin.
"Kita juga akan membantu Kabupaten Merangin untuk mengekspor berbagai komoditi unggulan seperti kopi, gula aren, jahe, dan berbagai produk pertanian unggulan lainnya," tambah Yandri.
Menanggapi kucuran bantuan tersebut, Bupati Merangin H. M. Syukur yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian besar dari Kemendes PDTT terhadap kemajuan daerahnya.
Sebagai langkah tindak lanjut di lapangan, Pemkab Merangin akan segera melakukan pemetaan potensi wilayah. Bupati nantinya akan mengklasterkan berbagai unggulan di setiap kecamatan dan desa, baik produk pertanian maupun produk lainnya, sehingga fokus pengembangan produk ekspor menjadi lebih terarah.
Pemerintah Daerah berharap seluruh jajaran pemerintah desa dan masyarakat dapat menangkap peluang ini secara optimal guna mendorong percepatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi perdesaan di Kabupaten Merangin.