XPeng Robotics Kantongi Rp 14,4 Triliun untuk Produksi Massal Robot IRON, Target 2026

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04:01 WIB
XPeng Robotics mengumumkan pendanaan senilai Rp 14,4 triliun untuk produksi massal robot humanoid IRON yang ditargetkan rampung pada 2026.

JAMBI — Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pabrikan asal China tersebut pada hari ini. Putaran pendanaan ini disebut sebagai pendanaan swasta satu putaran terbesar dalam sejarah industri embodied AI China. Sebesar US$ 600 juta berasal dari investor eksternal, sementara sekitar US$ 200 juta dari anak perusahaan XPeng dan US$ 100 juta dari jajaran manajemen puncak.

Investor Besar dan Restrukturisasi Korporasi

Pendanaan ini dipimpin oleh IDG Capital dengan partisipasi dari Gaorong Ventures. Dukungan strategis juga datang dari raksasa teknologi Tencent dan Alibaba. XPeng menyebut putaran ini sebagai validasi atas kepemimpinannya di bidang Physical AI dan kemampuan produksi skala besar.

Bersamaan dengan pendanaan, XPeng melakukan restrukturisasi korporasi. Seluruh aset robotika, kekayaan intelektual, dan staf akan dipisahkan ke dalam anak usaha mandiri dalam 18 bulan ke depan. XPeng tetap memegang sekitar 82% kepemilikan, sehingga unit bisnis ini tetap konsolidasi dalam laporan keuangan grup namun memiliki valuasi pasar terpisah.

IRON: 76 Derajat Kebebasan dan Kecerdasan di Dalam Perangkat

IRON generasi terbaru pertama kali diperkenalkan pada ajang AI Day November 2025. Cara berjalannya yang mulus sempat membuat warganet menuduh XPeng menyembunyikan manusia di dalam kostum. CEO He Xiaopong merespons dengan membedah kaki robot tersebut di atas panggung untuk memperlihatkan rangkaian kabel di dalamnya.

Dari sisi hardware, IRON membawa 76 derajat kebebasan di seluruh tubuh dan 21 derajat kebebasan di masing-masing tangan. Robot ini juga dibalut kulit sintetis yang disebut fully enclosed flexible lattice structure untuk menyeimbangkan aspek keamanan dan penampilan menyerupai manusia.

Untuk komputasi, IRON mengandalkan tiga chip Turing AI buatan XPeng dengan total kekuatan 2.250 TOPS. Kemampuan ini memungkinkan model fondasi Physical AI berjalan langsung di dalam robot tanpa bergantung pada operator jarak jauh. Klaim ini menarik untuk disimak mengingat banyak demo robot humanoid pesaing yang masih menggunakan teleoperasi tersembunyi.

Strategi Produksi Massal Ala Pabrikan Mobil

XPeng berargumen bahwa pengalaman memproduksi mobil listrik secara massal bisa diterapkan langsung ke lini robotika. Perusahaan melaporkan pengiriman kendaraan sebanyak 103.295 unit pada kuartal kedua 2026, naik 64,8% dibanding kuartal sebelumnya. Kapasitas pabrik yang sama akan dipakai untuk menargetkan produksi lebih dari 1.000 unit IRON per bulan.

Target jangka panjangnya ambisius: satu juta unit pada 2030. Namun langkah awal dimulai dari internal—IRON akan ditempatkan di toko dan kampus XPeng sendiri sebelum peluncuran resmi ke konsumen China dan pasar internasional pada 2027.

Keunggulan yang ditawarkan adalah standar kualitas kelas otomotif yang dikombinasikan dengan rantai pasok yang sudah terbukti untuk produksi skala besar. Pertanyaannya kini, apakah klaim otonomi penuh IRON akan terbukti ketika robot ini benar-benar bekerja di lapangan, bukan sekadar tampil di atas panggung.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top