JAMBI — Sebanyak 31 kepala SMA/SMK negeri di bawah naungan Pemprov Jambi resmi dilantik oleh Gubernur Al Haris. Prosesi pelantikan digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (24/8/2026), dan dirangkai dengan pengambilan sumpah jabatan untuk 12 pejabat fungsional.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jambi memperkuat tata kelola aparatur sipil negara. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas layanan pendidikan dan publik di tingkat provinsi.
Berikut nama-nama kepala sekolah yang resmi mengemban amanah baru, berdasarkan data dari Biro Organisasi Pemprov Jambi:
Daftar tersebut merupakan bagian dari total 31 kepala sekolah yang dilantik. Seluruhnya berasal dari SMA Negeri (SMAN) dan SMK Negeri (SMKN) yang berada di bawah kewenangan administrasi dan pembinaan Pemprov Jambi.
Dalam arahannya usai pelantikan, Al Haris menekankan bahwa dinamika dunia pendidikan dan pelayanan publik ke depan akan semakin rumit. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk tidak setengah-setengah dalam bekerja.
"Tantangan tugas dan jabatan ke depan semakin kompleks. Masyarakat semakin menuntut agar pendidikan dan pelayanan kita semakin baik. Setiap yang kita emban adalah risiko dan tanggung jawab secara administrasi pemerintahan. Maka, bekerjalah dengan sungguh-sungguh," kata Al Haris.
Orang nomor satu di Jambi itu menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi tolok ukur utama keberhasilan kinerja para pejabat yang baru dikukuhkan.
Pergantian kepala sekolah ini menjadi perhatian bagi para guru, siswa, dan orang tua di sejumlah kabupaten/kota. Rotasi jabatan di lingkungan pendidikan biasanya bertujuan untuk menyegarkan manajemen dan mendorong inovasi baru di tiap satuan pendidikan.
Dengan komposisi baru ini, Pemprov Jambi berharap mutu pendidikan di tingkat SMA dan SMK negeri dapat meningkat. Terutama dalam mencetak lulusan yang siap bersaing, baik untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja.