Kabut Asap Makin Pekat di Kota Jambi, Ketua DPRD Dorong Sekolah Diliburkan Siang Ini

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 17:31:02 WIB
Kabut asap pekat menyelimuti Kota Jambi pada Senin (24/8/2026), mendorong Ketua DPRD setempat mendorong peliburan sekolah siang ini.

JAMBI — Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi terus bertambah pekat pada Senin (24/8/2026). Kondisi ini mendorong Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, untuk mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat koordinasi guna membahas kebijakan perlindungan warga, khususnya anak sekolah.

Rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB ini akan mempertimbangkan opsi meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Langkah tersebut dinilai perlu sebagai bentuk antisipasi dampak buruk kesehatan akibat menghirup udara yang tercemar.

Anak-anak Jadi Prioritas Utama

Kemas menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terhadap gangguan pernapasan, menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan nanti. Ia menyebut kondisi asap saat ini bukan sekadar mengganggu jarak pandang, tetapi sudah berpotensi memicu gangguan kesehatan serius.

“Kita akan liburkan anak-anak sekolah karena Kota Jambi semakin pekat asapnya,” tegas Kemas saat dihubungi, Senin (24/8/2026).

Asap Kiriman dari Wilayah Terdampak Karhutla

Kabut asap yang menyelimuti ibu kota Provinsi Jambi tersebut diduga merupakan kiriman dari wilayah lain yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Polusi udara yang terbawa angin ini membuat kualitas udara di Kota Jambi turun drastis dalam beberapa hari terakhir.

Pihak DPRD menilai pemerintah daerah tidak boleh menunggu kondisi semakin parah. Jika kualitas udara terus memburuk, pembatasan aktivitas luar ruangan hingga peliburan sekolah perlu segera dieksekusi.

Dorongan agar Pemkot Bergerak Cepat

“Jika kualitas udara terus memburuk, kebijakan pembatasan aktivitas luar ruangan hingga peliburan sekolah perlu segera dipertimbangkan sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan warga,” tutup Kemas.

Hasil rapat koordinasi yang digelar siang ini nantinya akan menjadi rekomendasi resmi DPRD kepada Pemkot Jambi untuk ditindaklanjuti. Publik diharapkan memantau pengumuman resmi dari instansi terkait mengenai status kegiatan belajar mengajar di hari-hari berikutnya.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top