MUARO JAMBI — Satuan Lalu Lintas Polres Muaro Jambi menindak 72 kendaraan yang terdiri atas sepeda motor dan mobil dalam operasi penertiban di Kecamatan Jambi Luar Kota. Mayoritas pengendara yang terjaring razia adalah kalangan remaja dan pemuda.
Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP Yudha Bhara A. Putra mengatakan operasi digelar sejak Selasa (18/8) hingga Rabu dini hari. Kegiatan ini menyasar kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, terutama yang menggunakan knalpot brong serta tidak dilengkapi surat kendaraan sah.
Petugas tidak hanya menyita kendaraan. Sejumlah knalpot bising yang diamankan langsung dihancurkan di lokasi razia sebagai bentuk penindakan tegas.
"Kegiatan tersebut merupakan respons kepolisian terhadap keluhan masyarakat terkait aksi ugal-ugalan, balap liar dan penggunaan knalpot bising (brong)," kata Yudha dalam keterangannya, Rabu.
Menurut Yudha, penggunaan knalpot bising bukan sekadar mengganggu ketenangan warga. Kebisingan yang ditimbulkan dinilai berpotensi memicu gesekan dan perselisihan antarkelompok di jalan raya.
Penertiban ini merupakan langkah preventif sekaligus represif yang terukur. Tujuannya menjamin keselamatan pengguna jalan serta menekan potensi kriminalitas jalanan, termasuk membatasi ruang gerak kelompok geng motor.
Polres Muaro Jambi menegaskan akan terus merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas kendaraan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Operasi serupa akan kembali digelar secara berkala.
Masyarakat diminta memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk menyampaikan informasi, laporan, maupun pengaduan terkait balap liar atau aktivitas geng motor di lingkungan mereka.
"Penertiban ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, menekan potensi kriminalitas jalanan, serta mencegah ruang gerak kelompok geng motor yang dapat membahayakan masyarakat," ujar Yudha.
Polisi juga mengimbau pengendara mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta tidak melakukan balap liar yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.