JAMBI — BMKG mengeluarkan peringatan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya di Bekasi, mengingat suhu udara diprakirakan menyentuh 35 derajat Celsius pada siang hingga sore hari. Kondisi ini disertai dengan periode kemarau yang masih dominan di sebagian besar wilayah Indonesia pada dasarian III Agustus 2026, yang ditandai dengan sifat hujan di bawah normal.
Data BMKG menunjukkan perbedaan suhu yang cukup signifikan antarwilayah. Bogor menjadi daerah dengan suhu terendah, berada pada kisaran 22–33 derajat Celsius, dengan kawasan Puncak dan Cisarua yang lebih sejuk lagi. Sebaliknya, Bekasi mencatat prediksi suhu tertinggi hingga 35 derajat Celsius.
Untuk DKI Jakarta, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan dari pagi hingga siang. Suhu di ibu kota berada pada rentang 25–34 derajat Celsius. Sebagai gambaran, Jakarta Barat diprakirakan memiliki suhu sekitar 25–31 derajat Celsius pada sejumlah periode Rabu.
Depok dan Tangerang berada di posisi menengah dengan suhu 23–33 derajat Celsius. Meski tutupan awan dapat terbentuk pada waktu tertentu, peluang hujan di seluruh wilayah Jabodetabek relatif rendah.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari. Warga yang bekerja atau beraktivitas di luar ruangan diminta menghindari berada di bawah terik matahari dalam waktu lama.
Kondisi udara yang kering turut meningkatkan risiko kebakaran. Masyarakat diminta mewaspadai potensi ini, terutama di area dengan banyak material mudah terbakar.
Secara umum, cuaca Jabodetabek pada Rabu dinilai kondusif untuk berbagai aktivitas. Namun, karena perubahan cuaca lokal tetap mungkin terjadi, BMKG menyarankan warga memantau pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini sebelum bepergian.