JAMBI — SpecialEffect kembali membuktikan komitmennya terhadap inklusivitas industri game lewat ajang One Big Game 2024. Sebanyak 24 tim yang berisi developer dari berbagai studio di Inggris bertanding sepak bola secara nonstop selama 24 jam penuh, dan hasilnya melampaui target dengan total donasi lebih dari £63.000.
Pertandingan yang disiarkan langsung melalui kanal Twitch resmi SpecialEffect ini menyajikan sejumlah laga menarik. Salah satu duel paling dinanti mempertemukan dua raksasa publisher, di mana EA berhasil mengalahkan Activision dengan skor tipis 3-2.
Laga lain yang tak kalah seru adalah pertemuan antara Maverick + Friends melawan duo studio Playground dan Rare. Pertandingan ini berlangsung ketat hingga menit akhir dan menjadi salah satu highlight turnamen.
Sementara itu, tim Xbox yang tampil dengan nama "Score more with Xbox" justru gagal memenuhi ekspektasi. Mereka harus mengakui keunggulan Jagex yang menang dengan skor 2-1 dalam pertandingan tersebut.
Seluruh donasi yang terkumpul akan digunakan SpecialEffect untuk menghadirkan akses gaming bagi penyandang disabilitas fisik. Organisasi amal ini selama ini dikenal dengan pengembangan hardware khusus seperti controller yang dimodifikasi serta alat bantu kontrol menggunakan gerakan mata.
Bagi komunitas gamer Indonesia, keberadaan organisasi seperti SpecialEffect menjadi pengingat bahwa industri game global terus bergerak menuju ekosistem yang lebih inklusif. Inisiatif serupa sebenarnya juga mulai bermunculan di Asia Tenggara, meski skalanya masih jauh lebih kecil.
One Big Game bukanlah acara amal pertama yang digagas SpecialEffect. Organisasi ini telah rutin menggelar turnamen serupa selama bertahun-tahun dan konsisten mendapatkan dukungan luas dari studio-studio besar di Inggris.
Meski siaran langsung tahun ini telah berakhir, panitia sudah mengisyaratkan akan ada acara lanjutan dalam waktu dekat. Seluruh rekaman pertandingan juga masih bisa disaksikan ulang melalui video-on-demand di akun Twitch resmi SpecialEffect bagi penggemar yang ingin menikmati aksi para developer di lapangan hijau.