5 Film Terbaik di Mubi: Dari 'The Substance' Demi Moore Sampai Debut Iñárritu

Penulis: Faisal Zuber  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:51:01 WIB
Petugas menunjukkan antarmuka platform streaming Mubi yang menampilkan film The Substance di Jakarta.

JAMBI — Mubi selama ini dikenal sebagai platform streaming khusus untuk film-film yang jarang muncul di Netflix atau Prime Video. Harganya USD 14,99 per bulan—sekitar Rp 240 ribu—atau USD 19,99 untuk paket Mubi Go yang memberi satu tiket bioskop gratis setiap minggu di kota-kota tertentu. Ada masa uji coba tujuh hari, jadi Anda bisa cek dulu sebelum berlangganan.

Pilihan filmnya memang niche, tapi bukan berarti semuanya film eksperimental yang susah dinikmati. Lima judul di bawah ini membuktikan bahwa Mubi punya film yang menghibur sekaligus menantang, dari komedi satire sampai body horror yang bikin geli sekaligus merinding.

'The Substance': Demi Moore dan Horor yang Layak Dinominasikan Oscar

Ini film paling populer di daftar ini, dan alasannya jelas. Demi Moore berperan sebagai bintang yang mulai ditinggalkan Hollywood, lalu mencoba obat pasar gelap yang menciptakan versi dirinya yang lebih muda—diperankan Margaret Qualley. Efek sampingnya? Sesuatu yang sangat, sangat mengganggu.

Jujur, kalau Anda gampang mual melihat darah atau perubahan tubuh yang ekstrem, film ini mungkin bukan tontonan yang nyaman. Tapi kalau Anda bisa melewati adegan-adegan itu, 'The Substance' adalah komentar sosial yang tajam soal industri kecantikan dan usia. Satu catatan: Dennis Quaid justru mencuri perhatian sebagai produser yang menjijikkan—penampilan yang mungkin lebih berkesan dari yang Anda duga.

'Amores Perros': Debut Iñárritu yang Jadi Titik Awal Karier Gael García Bernal

Film debut Alejandro González Iñárritu ini penting karena dua alasan. Pertama, ini film yang melambungkan nama Gael García Bernal sebelum ia membintangi 'Y tu mamá también' setahun kemudian. Kedua, ini awal dari gaya bercerita Iñárritu yang saling silang—tiga kisah berbeda yang terhubung oleh satu kecelakaan mobil di Mexico City.

Satu kisah tentang judi adu anjing, satu tentang model yang kakinya cedera parah, dan satu lagi tentang pembunuh bayaran yang sedang bekerja saat kecelakaan itu terjadi. Film berbahasa Spanyol ini bukan tontonan ringan, tapi struktur naratifnya yang rapi membuatnya layak disebut salah satu film penting awal 2000-an.

'Shiva Baby': Komedi Canggung yang Dijamin Membuat Tertawa

Kalau Anda baru mulai berlangganan Mubi dan bingung mulai dari mana, mulai dari sini. Rachel Sennott berperan sebagai Danielle, perempuan biseksual muda yang belum tahu arah hidup, dan kebetulan bertemu mantan pacarnya yang sukses di acara shiva keluarga. Situasinya makin rumit karena mantan pacar itu datang bersama sugar daddy-nya, istri sugar daddy itu, dan bayi mereka yang terus menangis.

Film ini singkat—sekitar 77 menit—dan hampir seluruhnya terjadi di satu lokasi. Ketegangan sosialnya terasa sangat nyata, dan dialognya cepat. Ini salah satu komedi paling cerdas yang pernah tayang di platform streaming mana pun.

'Fremont': Drama Tenang tentang Imigran yang Sulit Move On

Donya, diperankan Anaita Wali Zada, adalah mantan penerjemah untuk pemerintah AS di Afghanistan yang kini tinggal di komunitas imigran kecil di Fremont, California. Ia bekerja di pabrik, tidak bisa keluar dari rutinitas, dan kesulitan memproses masa lalunya. Sampai akhirnya seorang terapis—diperankan Gregg Turkington—dan promosi kecil di tempat kerja membuatnya mulai keluar dari zona nyaman.

Film ini pelan dan tenang, tapi justru di situlah kekuatannya. Zada membawa beban emosional yang besar tanpa perlu banyak bicara. Bonusnya, Jeremy Allen White muncul sebagai montir mobil yang pendiam—bukan sebagai chef seperti di 'The Bear', tapi tetap dengan karisma yang sama.

'A Poet': Tragikomedi Berbahasa Spanyol yang Menang di Cannes

Oscar Restrepo (Ubeimar Rios) adalah penyair yang gagal dan tidak disukai keluarganya. Hidupnya berubah ketika ia bertemu Yurlady (Rebeca Andrade), gadis muda dengan bakat puisi yang bisa menulis ulang warisannya. Film ini memenangkan Jury Prize di seksi Un Certain Regard di Cannes dan menjadi nominator Oscar untuk Film Internasional Terbaik tahun lalu.

Ini judul yang paling baru tayang di Mubi, dan kalau Anda mengikuti festival film, Anda pasti sudah mendengar namanya. Tone-nya pahit tapi lucu—kombinasi yang jarang dieksekusi dengan baik.

Catatan: Mubi Juga Punya 'Twin Peaks'

Selain film-film di atas, Mubi tahun lalu menambahkan seluruh serial 'Twin Peaks' ke katalognya. Jadi kalau Anda lebih suka menonton serial daripada film, platform ini tetap punya sesuatu untuk Anda. Koleksinya memang tidak sebesar Netflix, tapi untuk penggemar film yang bosan dengan daftar putar yang itu-itu saja, Mubi adalah alternatif yang layak dicoba.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top