Pegadaian Area Jambi Perluas Program Sosial, Perbaikan Rumah Hingga Sunatan Massal Disinergikan dengan Media

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:51:01 WIB
Suasana media gathering PT Pegadaian Area Jambi bersama wartawan di Yellow Hotel, Kota Jambi, Jumat (14/8/2026).

JAMBI — Kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan media menjadi kunci agar program sosial tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang bersama Area Jambi menegaskan komitmen itu di hadapan puluhan wartawan dalam acara media gathering yang berlangsung di Yellow Hotel, Kota Jambi, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan ini sengaja digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi tentang pentingnya literasi publik terhadap layanan dan kontribusi sosial perusahaan pelat merah tersebut.

Media Jadi Jembatan Informasi Program Bantuan

Kepala Bagian Humas dan Protokoler PT Pegadaian (Persero) Kanwil III Palembang, Ahmad Sumarta Jaya, menyebut peran wartawan tidak sekadar memberitakan aktivitas perusahaan. Lebih dari itu, media menjadi jembatan yang menghubungkan program dengan warga yang membutuhkan.

“Media gathering hari ini untuk mempererat tali silaturahmi,” ujar Ahmad dalam sambutannya.

Dia mencontohkan, program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan Pegadaian Area Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi dan BAZNAS Kota Jambi. Tanpa publikasi yang masif, warga penerima manfaat tidak akan mengetahui hak mereka.

“Dengan adanya pemberitaan dari rekan media, masyarakat bisa tahu tentang program yang dilaksanakan PT Pegadaian Area Jambi,” jelasnya.

Sinergi Tiga Pilar: BUMN, Pemkot, dan BAZNAS

Program RTLH tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor. Pegadaian bertindak sebagai penyedia dana, Pemkot Jambi memfasilitasi data dan perizinan, sementara BAZNAS membantu pendampingan di lapangan.

Selain perbaikan rumah, Pegadaian Area Jambi juga menjalankan sejumlah kegiatan sosial lain bersama Pemkot dan BAZNAS. Beberapa di antaranya adalah:

  • Bantuan pengelolaan bank sampah dan penyaluran alat kebersihan lingkungan.
  • Pembinaan dan pendampingan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
  • Layanan kesehatan masyarakat berupa sunatan massal.

Ragam program tersebut menunjukkan kontribusi perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis. Ada tanggung jawab sosial yang diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, mulai dari lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga kesehatan.

Target Literasi Publik Sepanjang 2026

Ke depan, Pegadaian menargetkan sinergi dengan media terus ditingkatkan. Kolaborasi ini diharapkan tidak sekadar menghasilkan pemberitaan, tetapi membangun pemahaman masyarakat mengenai layanan gadai, tabungan emas, hingga program sosial yang tersedia.

Ahmad menambahkan, dukungan pers sangat menentukan keberhasilan komunikasi publik perusahaan sepanjang tahun 2026 ini. Informasi yang benar dan mudah dipahami akan membantu warga memanfaatkan peluang yang ada.

“Semoga hubungan PT Pegadaian dan rekan media tetap terjalin dengan baik. Peran media sangat membantu untuk menyampaikan program kami di tahun 2026 ini,” pungkasnya.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambiday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top