Aktivis Lingkungan di Jambi Bagikan Masker ke Pengendara, Serukan Pencegahan Karhutla ke Pemprov

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:06:01 WIB
Aktivis lingkungan membagikan masker kepada pengendara di jalan protokol Kota Jambi sebagai respons atas kabut asap akibat karhutla.

KOTA JAMBI — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mulai menyelimuti Kota Jambi, terutama pada pagi hari. Di tengah kondisi itu, sejumlah aktivis lingkungan turun ke jalan protokol membagikan masker kepada pengendara, Jumat.

Aksi ini dinilai bukan sekadar aksi sosial, melainkan suara kritis bagi pemangku kebijakan. Riono, salah satu aktivis yang terlibat, menyebut pembagian masker adalah pengingat bahwa bencana asap telah menjadi agenda tahunan yang merugikan warga.

Desakan agar Pemprov Jambi Tak Hanya Tanggap Darurat

"Aksi ini kita lakukan untuk mengingatkan kita semua, baik masyarakat maupun Pemerintah Provinsi Jambi," kata Riono di Kota Jambi.

Menurut dia, persoalan karhutla tidak bisa diselesaikan hanya dengan pemadaman saat api membesar. Ia mendorong gubernur hingga aparat kepolisian untuk mengambil langkah pencegahan yang konkret dan terukur.

"Bencana ini tidak bisa lepas dari pembenahan tata kelola lingkungan, khususnya pada ekosistem gambut dan sistem hidrologi," tegasnya.

Pembenahan Gambut Jadi Kunci Agar Karhutla Tak Berulang

Riono menilai akar persoalan karhutla di Jambi terletak pada buruknya tata kelola ekosistem gambut. Jika tidak dibenahi, ia khawatir warga akan terus menjadi korban asap setiap musim kemarau.

"Supaya ke depan bencana kebakaran hutan dan lahan tidak lagi menjadi agenda tahunan yang terus berulang," tutupnya.

Warga Mulai Merasakan Dampak Kabut Asap

Keluhan senada disampaikan Amiruddin, seorang pengendara sepeda motor. Ia mengaku kabut asap pekat sudah mulai melanda Kota Jambi sejak seminggu terakhir, terutama saat pagi hari.

"Semoga bencana kebakaran ini bisa cepat berlalu," ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat segera mengatasi kebakaran lahan agar aktivitas dan kesehatan warga tidak semakin terganggu. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa tanpa pencegahan yang serius, warga Jambi akan terus menghirup udara tak sehat di tengah ancaman karhutla yang berulang.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top