JAMBI — Kepastian kerja sama ini diumumkan dalam tayangan GJLS Podcast di kanal YouTube GJLS Entertainment. Iga Massardi yang hadir sebagai bintang tamu mengonfirmasi keterlibatan grup peraih Piala Citra tersebut pada proyek layar lebar kedua trio komedian itu.
Berbeda dari kolaborasi musik film pada umumnya, Barasuara tidak sekadar menyumbang lagu lama. Iga menyatakan pihaknya akan merancang komposisi baru yang disesuaikan dengan alur cerita.
Iga membocorkan gambaran awal musik yang sedang disiapkannya. Ia membayangkan lagu tersebut harus mampu merepresentasikan perjalanan tiga sahabat sejak kecil yang bercita-cita menjadi pemadam kebakaran, lalu dihadapkan pada konflik di tengah jalan.
"Gue sih langsung kebayang ya, ini tentang tiga sahabat dari kecil yang punya mimpi jadi pemadam kebakaran, lalu di tengah jalan terjadilah konflik," ujar Iga Massardi dalam keterangan resminya.
"Pokoknya nanti kita bikin gimana lagu itu bisa benar-benar jadi penguat dari filmnya," lanjutnya.
Penunjukkan ini mengakhiri spekulasi warganet yang sempat mencuat setelah unggahan Instagram Story Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Ketiganya memberi kode kolaborasi dengan Barasuara sebelum akhirnya diumumkan secara resmi.
Rigen, mewakili trio GJLS, menyambut antusias keterlibatan Barasuara. Ia menilai musik grup tersebut terbukti mampu menyentuh penonton pada film sebelumnya dan berharap energi serupa bisa membakar aksi mereka di layar lebar.
"Kalo lagu Barasuara udah terbukti bisa bikin penonton tersentuh di film sebelumnya, kita mau lagu mereka kali ini bisa makin membakar semangat dan kekacauan kita di layar lebar. Kita butuh musik bertenaga buat ngimbangin aksi tiga pemadam kebakaran ini. Pas Iga bilang setuju, fix Barasuara resmi jadi 'Kadiv Soundtrack 2026' kita!" ungkap Rigen Rakelna.
Proyek ini menjadi penanda konsistensi trio GJLS setelah debut mereka pada 2025 lewat film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu. Dalam GJLS: Berapi-Api, ketiganya akan berperan sebagai personel pemadam kebakaran dengan misi penyelamatan yang dibalut kekacauan dan humor absurd khas mereka.
Meski jadwal penayangan belum diumumkan, proses produksi yang melibatkan Barasuara mengindikasikan film ini tengah memasuki tahap penyempurnaan. Kolaborasi ini juga memperluas jejak Barasuara di industri perfilman nasional setelah sebelumnya terlibat dalam berbagai proyek musik film.