MUARO JAMBI — Polres Muaro Jambi memulai penguatan internal di awal tahun anggaran dengan menggelar pembinaan etika profesi. Kegiatan berlangsung di Aula Wirapratama Polres Muaro Jambi, dihadiri langsung oleh Wakapolres Kompol Aroni Candra, S.H., M.H., bersama para pejabat utama dan jajaran kapolsek.
Sebanyak 11 kapolsek dan kapolsubsektor beserta personel yang ditunjuk mengikuti kegiatan ini. Pembinaan difokuskan pada pemahaman mendalam mengenai kode etik dan aturan perilaku personel Polri dalam bertugas.
Pembinaan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Polres Muaro Jambi menargetkan adanya perubahan sikap dan perilaku personel di lapangan, terutama dalam hal pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, para personel diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kehormatan profesi. Penekanan diberikan pada aspek profesionalitas, integritas, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pembinaan etika profesi ini menjadi landasan bagi setiap personel untuk bersikap disiplin. Polres Muaro Jambi ingin memastikan seluruh anggota tidak hanya paham aturan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam interaksi sehari-hari dengan masyarakat.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan pelayanan kepolisian di wilayah Muaro Jambi semakin baik. Masyarakat diharapkan merasakan langsung dampak positif dari penguatan internal ini, terutama dalam hal kecepatan respons dan keramahan pelayanan.
Wakapolres Kompol Aroni Candra menegaskan bahwa etika adalah harga mati bagi setiap anggota Polri. Ia mengingatkan seluruh peserta bahwa pelanggaran etika sekecil apa pun akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap institusi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berjalan tertib dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Tidak ada agenda lanjutan yang diumumkan dalam pembinaan ini, namun diharapkan setiap kapolsek mampu menularkan pemahaman ini kepada anggota di tingkat bawah.