OJK Jambi Dorong Satu Rekening Satu Pelajar, 9.648 Akun Tabungan Baru Terbuka hingga Juli 2026

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51:31 WIB
Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, memaparkan capaian edukasi dan inklusi keuangan periode Januari hingga Juli 2026 dalam Peringatan Hari Indonesia Menabung di Jambi.

JAMBI — OJK Provinsi Jambi bersama industri perbankan dan asosiasi perbankan menggelar Peringatan Hari Indonesia Menabung di Banjuran Budayo Jambi. Kegiatan ini mengusung tema "Tingkatkan Literasi, Perluas Inklusi, Wujudkan Generasi Emas Jambi" dan diresmikan oleh Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., dilanjutkan sambutan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M.

Acara ini menjadi momentum memperkuat budaya menabung sejak dini sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan. Hadir pula pimpinan instansi vertikal, pimpinan industri perbankan, serta kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov dan Pemkot Jambi.

9.648 Rekening Baru dan Apresiasi untuk Pelajar Teraktif

Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, memaparkan capaian edukasi dan inklusi keuangan selama periode Januari hingga Juli 2026. Total 157 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan dengan 22.385 peserta.

Dari kegiatan tersebut, tercatat 9.648 pembukaan akun dengan total nominal Rp 595.098.500. OJK Jambi juga memberikan apresiasi kepada 10 pelajar dan mahasiswa teraktif menabung, 3 sekolah teraktif melaksanakan edukasi keuangan, 3 bank teraktif, serta 4 bank dengan kontribusi tertinggi.

Target Satu Rekening Satu Pelajar di Jambi

Sudirman menekankan pentingnya keberlanjutan program inklusi keuangan bagi generasi muda. Menurutnya, upaya ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.

"Terkhusus kepada anak-anak kita yang telah diberikan kesempatan untuk memperoleh inklusi. Mudah-mudahan bisa terus dilanjutkan upaya ini karena ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi," ujar Sudirman.

Wali Kota Jambi Maulana menyoroti target satu rekening satu pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Ia berharap program ini mendorong anak-anak mencintai budaya menabung sejak dini.

CSR 55 Tempat Sampah Dukung Program Kampung Bahagia

Pada kesempatan yang sama, dilakukan serah terima tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Industri Jasa Keuangan berupa 55 tempat sampah. Bantuan ini mendukung program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Jambi.

Program ini memperkuat ekonomi sirkular melalui pemberdayaan sampah menjadi sarana inklusi keuangan, antara lain dalam bentuk emas, tabungan, dan saham. Maulana menjelaskan bahwa bantuan tersebut untuk area publik, bukan sampah rumah tangga.

"Hari ini juga sekaligus Industri Jasa Keuangan dan Perbankan membantu Pemerintah Kota Jambi mensukseskan program Kampung Bahagia yaitu bersih, dengan diberikan 55 tong sampah di area publik untuk pengunjung," ujar Maulana.

Kolaborasi 10 Bank dan Asosiasi Perbankan

Peringatan ini terselenggara melalui kolaborasi OJK Jambi dengan 10 bank, termasuk PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, Bank Mandiri Area Jambi, BRI Area Jambi, BNI Area Jambi, dan Bank Syariah Indonesia Area Jambi.

Turut serta Bank Nano Syariah KC Jambi, Bank Tabungan Negara KC Jambi, Bank Muamalat KC Jambi, Bank Central Asia KC Jambi, serta Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) Jambi dan Perbarindo Jambi.

OJK Jambi bersama pemerintah daerah dan industri jasa keuangan berkomitmen terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang merata. Upaya ini diharapkan membentuk generasi muda yang cakap mengelola keuangan, produktif, serta mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: sinarjambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top