JAMBI — Kerumunan warga terlihat sejak pukul 08.00 WIB di sekitar tenda pemeriksaan kesehatan yang didirikan di sisi timur Monas. Mereka datang membawa kupon yang dibagikan panitia sebelum acara Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia dimulai.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean terpanjang berada di stan layanan kacamata baca gratis dan pemeriksaan mata. Beberapa warga lanjut usia tampak duduk menunggu giliran sambil memegang nomor antrean. Sementara di tenda sebelah, petugas kesehatan dari TNI-Polri dan sejumlah rumah sakit swasta melayani pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi dokter umum.
Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, setidaknya ada lima jenis layanan kesehatan yang disediakan secara gratis bagi masyarakat. Selain pemeriksaan mata dan pembagian kacamata baca, tersedia pula layanan pemeriksaan gigi, fisioterapi, hingga apotek yang memberikan obat-obatan dasar secara cuma-cuma.
Apel Kebangsaan yang digelar di Monas ini bukan sekadar seremoni. Para peserta yang terdiri dari ormas, pengemudi ojek online, pelajar, buruh, hingga satpam tersebut membacakan deklarasi bersama yang berisi lima komitmen menjaga Jakarta.
Poin pertama deklarasi menegaskan komitmen menjaga Jakarta tetap aman, tertib, damai, dan nyaman sebagai etalase Indonesia di mata dunia. Adapun poin kedua secara eksplisit menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
"Kami melindungi generasi muda dan masa depan bangsa dari narkoba, kejahatan, radikalisme, serta berbagai pengaruh negatif dengan membangun lingkungan yang sehat, produktif, dan berkarakter," demikian bunyi poin keempat deklarasi yang dibacakan di hadapan ribuan peserta.
Apel ini dihadiri langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi. Kehadiran dua pejabat tinggi keamanan tersebut dinilai warga sebagai bentuk penguatan sinergi antara TNI-Polri dengan elemen masyarakat sipil.
Kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan makanan juga berlangsung di lokasi yang sama. Warga yang telah menukarkan kupon tampak keluar-masuk area tenda sambil membawa kantong berisi bahan pokok.
Acara yang berlangsung hingga siang hari ini merupakan rangkaian dari Apel Kebangsaan Jaga Jakarta untuk Indonesia. Panitia mencatat total peserta mencapai sekitar 11 ribu orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat Jakarta dan sekitarnya.