TANJUNG JABUNG TIMUR — Puluhan lanjut usia di Kecamatan Geragai kini punya ruang belajar baru. Sekolah Lansia Tangguh Standar 2 (Selantang 2) resmi beroperasi di Kelurahan Pandan Jaya, Rabu (5/8/2026), sebagai kelanjutan program pemberdayaan masyarakat dari hulu migas.
Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj Dillah Hikmah Sari, membuka langsung kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa lansia bukan beban pembangunan, melainkan aset yang menyimpan pengalaman dan pengetahuan berharga untuk generasi penerus.
"Ini bukan dukungan yang pertama. SKK Migas - PetroChina terus menunjukkan komitmennya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Tanjung Jabung Timur melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan," ujar Dillah dalam sambutannya.
Berbeda dari sekolah formal, Selantang 2 mengadopsi kurikulum yang menyentuh tujuh dimensi utama kehidupan lansia tangguh. Materi yang diajarkan mencakup perawatan fungsi fisik dan emosional, stimulasi intelektual, interaksi sosial, pengelolaan lingkungan, penguatan spiritual, hingga pelatihan vokasional.
Government and Relation Superintendent PetroChina, Lasno, menyebut pembekalan aspek vokasional dirancang agar para lansia tidak sekadar menjadi objek pembangunan. Mereka diharapkan mampu menjadi subjek yang mandiri dan tetap produktif di usia senja.
Keterampilan praktis yang diajarkan di kelas ini diharapkan memicu produktivitas baru. Dengan begitu, para siswa senior di Geragai tetap berdaya secara ekonomi dan memiliki kepercayaan diri tinggi.
Pelaksanaan program ini melibatkan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Ketua tim, Tati Wulandari, menjelaskan bahwa 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan sekolah lansia yang berkolaborasi dengan PetroChina.
"Kami berterima kasih kepada PetroChina yang terus memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga program ini bisa berkelanjutan," kata Tati.
Pemkab Tanjung Jabung Timur menilai langkah SKK Migas - PetroChina layak menjadi percontohan nasional dalam menyukseskan pembangunan manusia yang inklusif di tingkat daerah. Program ini dianggap strategis di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.
Bupati Dillah menekankan pentingnya pembinaan lansia sebagai investasi sumber daya manusia. Pemerintah daerah memandang program ini sebagai langkah antisipasi menghadapi fenomena aging population di masa mendatang.
Visi besar yang diusung program ini adalah mencetak generasi lansia yang SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Seluruh dimensi tersebut diintegrasikan dalam kegiatan belajar yang berlangsung di Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai.
Program berkelanjutan ini menjadi bukti nyata keseriusan PetroChina dalam memuliakan kelompok lanjut usia di sekitar wilayah operasionalnya.