TP PKK Provinsi Jambi Padukan Edukasi Literasi Keuangan dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Agenda Rabu Berkah

Penulis: Rizal Hamdani  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27:31 WIB
Warga menerima penyuluhan literasi keuangan dari OJK dan praktik pengolahan sampah organik dari DLH dalam agenda Rabu Berkah TP PKK Provinsi Jambi.

JAMBI — Program rutin TP PKK Provinsi Jambi tidak hanya berhenti pada pembagian sarapan gratis. Pada agenda Rabu Berkah pekan ini, warga yang hadir juga mendapat penyuluhan langsung dari dua instansi berbeda, menjadikan momen berbagi tersebut sebagai ruang belajar publik yang aplikatif.

OJK Provinsi Jambi mengingatkan bahaya aktivitas keuangan ilegal yang kerap menyasar masyarakat umum. Sementara itu, DLH Provinsi Jambi memberikan praktik baik mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bernilai guna.

Mengapa Literasi Keuangan dan Pengelolaan Sampah Digabung?

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., atau akrab disapa Hesti Haris, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab dua persoalan dasar rumah tangga sekaligus. Menurutnya, kesehatan finansial keluarga sama pentingnya dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui Sarapan di PKK ini, masyarakat tidak hanya menikmati sarapan bersama, tetapi juga mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. OJK mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup memberikan solusi bagaimana mengelola sampah dari rumah, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk sehingga bernilai manfaat,” ujar Hesti Haris.

Solusi Sampah Dimulai dari Dapur Rumah Tangga

Plt. Kepala DLH Provinsi Jambi, Arief Munandar, S.E., menyebut persoalan sampah telah menjadi isu nasional yang tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Ia menekankan bahwa kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah adalah kunci utama mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pengurangan sampah harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai guna. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi beban TPA,” jelas Arief.

Ia menambahkan, biaya operasional TPA sangat besar, sehingga pengurangan volume sampah dari sumbernya merupakan solusi paling efektif dan berkelanjutan. DLH Provinsi Jambi berkomitmen berkolaborasi dengan TP PKK untuk mendorong penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di tingkat keluarga.

Waspada Tawaran Investasi dan Pinjaman Ilegal

Di sisi lain, Asisten Manager OJK Provinsi Jambi, Mayarizka Chandra, mengedukasi warga agar cermat memilih layanan jasa keuangan. Masyarakat diminta memastikan lembaga yang digunakan memiliki izin resmi dan berada di bawah pengawasan OJK.

Melalui sinergi antara TP PKK Provinsi Jambi, DLH, dan OJK, program Rabu Berkah diharapkan mampu mendorong terciptanya keluarga yang cerdas secara finansial, peduli lingkungan, dan pada akhirnya lebih sejahtera. Kegiatan serupa direncanakan terus berlanjut dengan menghadirkan materi-materi baru yang relevan dengan kebutuhan warga. (Adv)

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: rjnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top