JAMBI — Menghadapi dinamika politik nasional, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kader partai. Ia meminta agar kader tidak menghabiskan energi untuk melayani provokasi atau informasi yang belum tentu kebenarannya.
SAH menegaskan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Namun, kader diminta cermat membedakan antara kritik yang konstruktif dengan narasi yang sengaja dibangun untuk melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Menurut SAH, cara paling efektif untuk merespons berbagai upaya diskreditasi bukan dengan memperkeruh suasana, melainkan dengan menunjukkan hasil kerja yang nyata di tengah masyarakat.
"Kita tidak boleh terpancing oleh provokasi ataupun informasi yang belum tentu benar. Jawaban terbaik bukan dengan memperkeruh suasana, tetapi dengan menunjukkan kinerja nyata, menyampaikan fakta kepada masyarakat, dan mengawal setiap program Presiden Prabowo agar benar-benar dirasakan manfaatnya," ujar SAH.
Instruksi ini menyasar seluruh jenjang kepengurusan, mulai dari DPD, DPC, PAC, hingga ranting. SAH meminta para pengurus untuk memperkuat komunikasi dengan warga dan hadir mendengarkan aspirasi langsung di lapangan.
Kader juga diminta memberikan penjelasan yang objektif mengenai berbagai kebijakan strategis pemerintah. Hal ini dinilai penting untuk menjaga optimisme publik di tengah gempuran informasi yang berpotensi memecah belah.
SAH menyebut Presiden Prabowo tengah menjalankan agenda besar yang mencakup penguatan ketahanan pangan, percepatan hilirisasi industri, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi nasional. Seluruh program ini perlu dikawal agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Sebagai partai pengusung Presiden Prabowo, Gerindra dinilai memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjaga kondusivitas serta memperkuat optimisme publik. Hal ini menjadi bagian dari komitmen partai dalam mendukung keberhasilan pemerintahan.
"Jangan habiskan energi untuk melayani provokasi. Energi kita harus diarahkan untuk bekerja, melayani rakyat, menjaga persatuan, dan memastikan pemerintahan Presiden Prabowo berhasil membawa Indonesia semakin maju," tegas SAH.
Di akhir arahannya, SAH mengajak seluruh kader Gerindra di Jambi untuk tetap solid, santun dalam bermedia sosial, dan mengedepankan fakta dalam setiap komunikasi publik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadi teladan dalam menjaga persatuan bangsa demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.