Honda Prelude 2026 Paling Irit di Kelasnya, Tapi Pengganti Civic Type R Bukan

Penulis: Faisal Zuber  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:08:31 WIB
Honda Prelude 2026 mengandalkan powertrain hybrid untuk mencapai efisiensi bahan bakar tertinggi di kelasnya.

JAMBI — Honda mempertahankan pendekatan efisiensi ketimbang performa mentah untuk Prelude terbaru. Alih-alih menggunakan mesin konvensional berkapasitas besar, pabrikan asal Jepang itu menyematkan powertrain hybrid dari Civic yang dikombinasikan dengan sasis dari Civic Type R.

Hasilnya, angka konsumsi bahan bakar mencapai 46 mpg di dalam kota, 41 mpg di jalan tol, dan 44 mpg untuk kombinasi. Tidak ada sport coupe lain di pasar yang mampu menembus efisiensi tersebut pada 2026.

Bobot Jadi Biang Kelambatan Performa

Powertrain 2.0 liter elektrifikasi tersebut hanya menghasilkan 200 tenaga kuda. Padahal bobot Prelude mencapai 3.242 pon atau sekitar 1.470 kilogram, jauh lebih berat dari Toyota GR86 yang hanya 2.811 pon.

Konsekuensinya langsung terasa di lintasan. Dalam pengujian Car and Driver, Prelude butuh 6,5 detik untuk mencapai 60 mph dari posisi diam. GR86 yang dibekali mesin boxer 2.4 liter bertenaga 228 hp mampu memangkas waktu menjadi 5,4 detik.

Honda juga tidak menyediakan transmisi manual untuk Prelude. Satu-satunya pilihan adalah CVT dengan mode S+ Shift yang mensimulasikan perpindahan gigi otomatis cepat. Mode ini memang memperkaya pengalaman berkendara, tetapi tetap tidak mampu menandingi sensasi mengayuh pedal kopling.

Handling Tajam Berkat Sasis Civic Type R

Di luar soal kecepatan, Prelude tetap menawarkan karakter berkendara yang menyenangkan. Honda membekalinya dengan komponen suspensi dari Civic Type R yang membuat coupe ini lincah saat menikung tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.

Sosoknya juga tetap gagah dengan siluet coupe grand touring yang mengalir. Honda mendesain bodi dengan garis dramatis namun tetap elegan, menghormati tradisi coupe klasik pabrikan tersebut.

Mazda MX-5 Miata dan Mini Cooper S Jadi Alternatif

Bagi pengemudi yang menginginkan sensasi berkendara lebih murni, Mazda MX-5 Miata generasi ND menjadi pilihan menarik. Bobotnya hanya 2.454 pon, lebih ringan dari GR86 dan Prelude, sehingga akselerasi 0-60 mph tetap kompetitif di angka 5,5 detik meski tenaganya cuma 181 hp.

Miata manual tercatat mengonsumsi 26 mpg di dalam kota, 34 mpg di jalan tol, dan 29 mpg untuk kombinasi. Sayangnya, mobil ini hanya memuat dua orang dengan bagasi lima kaki kubik yang nyaris tidak berguna untuk kebutuhan harian.

Mini Cooper S 2025 menawarkan jalan tengah yang lebih praktis. Hatchback ini menghasilkan 201 hp dan 221 pound-feet torsi dari mesin 2.0 liter turbo, cukup untuk melesat 0-60 mph dalam 6,3 detik. Konsumsi bahan bakarnya mencapai 32 mpg untuk kombinasi.

Mini juga menghadirkan varian John Cooper Works dengan tenaga 228 hp dan torsi 280 pound-feet. Meski lebih bertenaga, waktu akselerasinya hanya turun tipis menjadi 5,9 detik, sehingga nilai tambahnya lebih terasa pada karakter berkendara yang agresif.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top