JAMBI — Setelah menunggu cukup lama, penggemar ponsel lipat di Indonesia akhirnya bisa bernapas lega. Samsung resmi meluncurkan jajaran Galaxy Foldable 8 Series yang terdiri dari tiga model: Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8. Ketiganya hadir dengan klaim sebagai ponsel lipat paling premium dengan segudang pembaruan signifikan dibanding pendahulunya.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, memaparkan detail spesifikasi dan keunggulan perangkat ini dalam sesi jumpa pers virtual bersama media, Senin (3/7/2026).
Secara garis besar, seluruh varian di seri ini ditenagai oleh chipset teranyar Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Prosesor ini diklaim memberikan efisiensi daya tinggi dan performa gaming yang mulus. Berikut rincian spesifikasi kunci dari masing-masing model:
Samsung mengklaim telah mengubah total filosofi desain pada Galaxy Z Fold 8. Mereka meninggalkan rasio layar luar yang tinggi dan sempit. Kini, cover screen berukuran 5,5 inci hadir dengan rasio 16:10 yang lebih lebar dan pendek, sehingga mengetik serta bernavigasi dengan satu tangan terasa senyaman ponsel biasa.
"Layar utamanya berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3 yang sangat ideal untuk menonton video tanpa menyisakan banyak ruang hitam di tepi layar," jelas Ilham. Bobotnya juga dipangkas drastis menjadi hanya 201 gram, menjadikannya salah satu ponsel lipat model book-style teringan di pasaran.
Sementara itu, varian Ultra mengambil segmen yang berbeda. Model ini mempertahankan bahasa desain sebelumnya namun dimaksimalkan dengan layar raksasa 8 inci dan bodi yang jauh lebih tipis saat dilipat. Keunggulan utamanya ada pada teknologi layar Flex Titanium.
"Layar bagian dalam diperkuat dengan lapisan titanium ganda di bawah panel. Teknologi ini membuat layar jauh lebih kokoh dan memangkas visibilitas lipatan (crease) hingga hampir tidak terlihat," kata Ilham. Sektor kameranya juga menjadi nilai jual utama dengan sensor utama 200MP yang diklaim setara seri Galaxy S Ultra.
Untuk pasar pengguna yang menyukai bentuk clamshell kompak, Galaxy Z Flip 8 menghadirkan layar luar FlexWindow berukuran 4,1 inci. Dengan dukungan sistem operasi One UI 9, pengguna bisa mengakses laci aplikasi penuh, membalas pesan, memasang widget kustom, hingga mengontrol musik tanpa perlu membuka lipatan ponsel.
Dari sisi dimensi, Flip 8 menjadi seri Z Flip tertipis (6,1 mm saat dibuka) dan teringan (180 gram) yang pernah diciptakan Samsung. Ini merupakan lompatan besar bagi pengguna yang menginginkan ponsel lipat yang benar-benar muat di saku.
Salah satu perubahan paling fundamental di seri ini adalah penggunaan teknologi baterai silikon-karbon untuk pertama kalinya. Inovasi ini memungkinkan kapasitas lebih besar ditampung di dalam ruang yang lebih tipis. Kapasitas baterai meningkat menjadi 4.800 mAh pada Fold 8, 5.000 mAh pada Fold 8 Ultra, dan 4.300 mAh pada Flip 8. Versi Fold kini juga mendukung pengisian daya cepat 45W.
Dari sisi software, seluruh perangkat ditenagai Galaxy AI Task Automation yang terintegrasi pada One UI 9. Fitur ini dapat membantu pengguna melakukan tugas harian secara otomatis, seperti memesan restoran atau menjadwalkan agenda di lebih dari 40 aplikasi.
Samsung juga memberikan jaminan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga 7 tahun. "Samsung memastikan perangkat ini tetap relevan hingga masa mendatang," pungkas Ilham.
Dengan kombinasi desain yang lebih matang, performa kamera kelas atas, dan daya tahan baterai yang lebih baik, Galaxy Z Fold 8 Series tampaknya siap menjadi primadona baru di segmen ponsel lipat premium Indonesia. Seri ini paling cocok untuk profesional kreatif yang butuh layar besar untuk multitasking, serta pengguna yang menginginkan perangkat paling mutakhir tanpa kompromi.