Disnakertrans Jambi Apresiasi Konsistensi SKK Migas - PetroChina Gelar First Aid Training untuk Pekerja di Tanjung Jabung Timur

Penulis: Ahmad Syukri  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:11:01 WIB
Puluhan pekerja hulu migas mengikuti First Aid Training 2026 yang digelar SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd di Rec Hall Geragai Basecamp, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Sabtu (1/8/2026).

TANJUNG JABUNG TIMUR — Sebanyak puluhan pekerja hulu migas mengikuti First Aid Training 2026 yang digelar SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd di Rec Hall Geragai Basecamp, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Sabtu (1/8/2026). Pelatihan yang merupakan bagian dari program Basic Emergency Response ini menghadirkan instruktur dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi serta Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Jambi.

Materi yang disampaikan mencakup teori dan simulasi penanganan korban kecelakaan kerja. Para peserta dilatih agar mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi nyata di lapangan, sebelum tenaga medis mengambil alih penanganan korban untuk dirujuk ke rumah sakit.

Pekerja Garda Terdepan Penyelamatan di Lokasi Kecelakaan

Medical Officer PetroChina Jabung, dr. William Aditya, menegaskan bahwa pekerja merupakan pihak pertama yang berada di lokasi saat kecelakaan terjadi. Kemampuan memberikan pertolongan pertama menjadi keterampilan krusial yang harus dimiliki setiap pekerja.

"Ketika terjadi kecelakaan kerja, pekerja yang berada di lokasi dapat segera memberikan bantuan awal sebelum penanganan medis lanjutan dilakukan," tegasnya.

William menjelaskan, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan pekerja di lapangan.

Standar Keselamatan Berbasis Regulasi Nasional

PetroChina menerapkan standar keselamatan sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Tempat Kerja.

Selain meningkatkan kompetensi pekerja, perusahaan memastikan seluruh fasilitas keselamatan seperti kotak P3K, tandu, bidai, hingga perlengkapan tanggap darurat lainnya selalu tersedia di masing-masing area operasional.

Disnakertrans Jambi: PetroChina Contoh Konsistensi Program K3

Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Disnakertrans Provinsi Jambi, Tri Astuti Wihabsari, menilai sektor hulu migas memiliki tingkat risiko tinggi sehingga penerapan standar keselamatan harus menjadi budaya yang terus dijaga.

"PetroChina cukup aktif melaksanakan program-program K3 dan menjadi salah satu perusahaan yang tetap konsisten dalam menjalankan aspek keselamatan lingkungan kerja di Jambi," katanya.

Tri menambahkan, sinergi PetroChina dengan Disnakertrans Provinsi Jambi selama ini berjalan baik. Berbagai program K3 yang rutin dilaksanakan perusahaan dinilai mendukung upaya pemerintah meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan kerja.

Target: Tekan Risiko Kecelakaan Kerja di Lingkungan Operasional

Melalui First Aid Training 2026, SKK Migas – PetroChina Jabung berharap budaya keselamatan semakin mengakar di seluruh lini perusahaan. Pekerja diharapkan memiliki kemampuan pertolongan pertama dan respons cepat dalam kondisi darurat, sehingga risiko kecelakaan di lingkungan kerja dapat terus ditekan.

Pelatihan ini menjadi agenda berkala yang menunjukkan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kepatuhan regulasi, melainkan investasi jangka panjang untuk melindungi sumber daya manusia di industri hulu migas.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: infojambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top