TEBO — Brigjen TNI Nyamin tak sekadar melihat dari jauh. Ia memantau langsung pekerjaan dua unit ekskavator yang tengah membuka lahan sawah baru di lokasi. Dari target 27,10 hektare yang dikerjakan Gapoktan Tunas Jaya, capaian hari ini bertambah 1,4 hektare.
Usai meninjau, Danrem berdialog santai dengan petani, operator alat berat, Babinsa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan perangkat desa. Ia mendengar langsung kendala yang dihadapi di lapangan.
"Program ini bukan sekadar membuka lahan baru, tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan," tegas Brigjen TNI Nyamin di hadapan para petani.
Secara keseluruhan, program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Tebo menargetkan lahan seluas 173,43 hektare. Pembukaan dilakukan secara bertahap di beberapa titik. Melalui pendampingan TNI bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, seluruh target diharapkan selesai tepat waktu.
Lahan yang sudah dibuka nantinya segera bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menanam padi. Program ini dinilai strategis untuk menambah luas sawah produktif dan meningkatkan kesejahteraan petani di Tebo.