JAMBI — UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi tidak hanya mengandalkan prestasi akademik. Pekan ini, universitas tersebut mengirimkan kontingen mahasiswa untuk bertarung di 15 cabang lomba pada PEKSIMIDA Provinsi Jambi 2026. Ajang tahunan ini menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat di bidang seni dan budaya.
Pembukaan PEKSIMIDA 2026 berlangsung di Aula Rektorat Universitas Jambi, Rabu (22/7/2026). Acara itu dihadiri Rektor Universitas Jambi selaku tuan rumah, Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Nasional, serta pimpinan perguruan tinggi se-Provinsi Jambi. Para kontingen dari berbagai kampus juga hadir memadati aula.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, M.Pd., turun langsung mendampingi para delegasi. Kehadirannya menjadi sinyal dukungan penuh universitas terhadap anak didiknya yang akan berkompetisi.
Dr. Jamaluddin menegaskan bahwa partisipasi di 15 tangkai lomba bukan sekadar formalitas. “Partisipasi UIN STS Jambi pada PEKSIMIDA merupakan bentuk dukungan nyata universitas terhadap pengembangan bakat, kreativitas, dan prestasi mahasiswa,” ujarnya. Ia berharap seluruh delegasi bisa bertanding penuh percaya diri dan menjunjung sportivitas.
Sebelum diberangkatkan, para mahasiswa telah melalui proses seleksi dan pembinaan internal. Langkah ini ditempuh agar mereka siap tampil maksimal di setiap cabang yang dipertandingkan.
PEKSIMIDA dirancang sebagai wadah pengembangan potensi seni di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kompetisi ini, mahasiswa didorong mengekspresikan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai-nilai budaya bangsa. Ajang ini juga menjadi ajang silaturahmi antar mahasiswa se-Provinsi Jambi.
Dengan mengikuti 15 tangkai lomba, UIN STS Jambi menunjukkan keseriusan dalam membina mahasiswa yang unggul secara holistik. Sivitas akademika kampus turut memberikan doa dan dukungan agar kontingen bisa membawa pulang prestasi membanggakan.