TEBO — Peristiwa tragis mengguncang kawasan pemukiman di Desa Karang Dadi pada Senin pagi. Seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang semasa aktif mengajar sebagai guru ditemukan meninggal dunia di area kebun belakang rumahnya. Petugas yang tiba di lokasi sekitar pukul 09.55 WIB setelah mendapat laporan warga langsung mengamankan seorang pria yang diduga anak korban.
Saat polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), RS sudah berada di depan rumah dalam kondisi memegang sebilah parang. Ia kemudian menunjukkan lokasi ibunya kepada petugas. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di kebun belakang dengan sejumlah luka serius.
Kasat Reskrim Polres Tebo, IPTU Rimhot Nainggolan, membenarkan penemuan tersebut. "Hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka pada bagian leher yang diduga akibat benda tajam serta luka sayatan pada lengan kanan. Dugaan sementara, luka-luka tersebut menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya saat dikonfirmasi.
Sejumlah tetangga mengaku mendengar suara ribut dari rumah korban sebelum akhirnya menemukan jasad LBS. Namun, polisi masih mendalami keterangan saksi dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian. RS saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tebo.
Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses autopsi. Polisi belum menetapkan status tersangka dan masih mengumpulkan alat bukti tambahan di lokasi. "Kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa rekam jejak dan kondisi psikologis terduga," tambah IPTU Rimhot.
Peristiwa ini sontak menyita perhatian warga Rimbo Ilir. LBS dikenal sebagai sosok guru yang disiplin dan sudah lama pensiun. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai motif di balik kejadian tersebut.