JAMBI — Antusiasme tinggi terlihat sejak beberapa jam sebelum kick-off. Ratusan sepeda motor dan mobil milik warga memenuhi area parkir di depan, samping, hingga belakang Mapolda Jambi. Mereka duduk lesehan dan berdiri di depan videotron raksasa yang menayangkan duel sengit dua raksasa sepak bola dunia.
Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah gol semata wayang dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106. Umpan sundulan Nico Williams berhasil dimaksimalkan oleh pemain sayap tersebut, membungkam perlawanan Argentina yang harus bermain dengan 10 orang sejak kartu merah Enzo Fernandez.
Dominasi penguasaan bola Spanyol sepanjang laga hanya mampu diredam oleh kiper Argentina, Emiliano Martinez, yang melakukan sejumlah penyelamatan krusial. Namun, keunggulan jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan Argentina untuk menyamakan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tak sekadar menyaksikan pertandingan, warga juga dihibur panggung musik dan aneka kuliner UMKM yang tersedia di sekitar lokasi. Panitia juga menyediakan doorprize menarik bagi pengunjung yang beruntung, menambah kemeriahan malam final.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, Polda Jambi menyiagakan personel di berbagai titik strategis. Petugas dikerahkan untuk mengawal pelayanan publik, mengamankan lokasi, dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar Mapolda.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan ketertiban warga. Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga ajang memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama nobar," ujar Erlan.
Ia mengimbau masyarakat untuk terus menjunjung sportivitas dalam mendukung tim favoritnya. "Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan, menghormati sesama pendukung, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," katanya.