Bupati Merangin Resmi Buka MTQH ke-52 di Atas Bukit Sungai Manau, Panggung Utama Disulap Jadi Lautan Cahaya

Penulis: Rizal Hamdani  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 16:12:17 WIB
Bupati Merangin M. Syukur secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-52 di panggung utama yang berada di atas Bukit Sungai Manau, Desa Bukit Batu, Jumat malam.

BANGKO — Panggung utama MTQH ke-52 Merangin tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Panitia memanfaatkan sebuah bukit tinggi di Desa Bukit Batu dan menyulapnya dengan konsep "Teras Siring" yang artistik. Dari kejauhan, puluhan lampu sorot menerangi panggung di puncak bukit, menciptakan pemandangan spektakuler yang disebut-sebut sebagai lautan cahaya.

Bupati Merangin M. Syukur mengaku kagum dengan konsep lokasi yang unik tersebut. "Ini dulu adalah bukit, lalu dibuat sebaik mungkin. Rasa-rasanya seperti sedang berada di Bandung," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi acara.

Pemandangan dari Ketinggian yang Memukau

Dari atas bukit, para pengunjung bisa menikmati panorama malam yang luas. Kerlap-kerlip lampu dari rumah penduduk dan penerangan jalan di kaki bukit menambah keindahan suasana. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan MTQH kali ini dari edisi sebelumnya.

Pesan Bupati: Fondasi Moral untuk Merangin Baru 2030

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik semata. Ia menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang saleh dan unggul sebagai fondasi utama menuju target "Merangin Baru 2030".

"Merangin Baru 2030 harus dibangun oleh manusia yang berkualitas—manusia yang cerdas pikirannya, bersih hatinya, kuat akhlaknya, dan dekat dengan Tuhannya," tegas Bupati. Ia menambahkan bahwa sejarah membuktikan bangsa yang besar bisa runtuh ketika moralnya rapuh, sementara bangsa dengan akhlak kokoh mampu bangkit menghadapi tantangan.

Target ke Depan: Setiap Desa Punya Semangat Mengaji

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ambisinya untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an hingga ke pelosok desa. Ia ingin setiap keluarga menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan harian dan setiap anak Merangin bangga menjadi generasi yang qurani.

"Kami ingin setiap desa memiliki semangat mengaji. Kami ingin setiap keluarga menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan harian. Kami ingin setiap anak Merangin bangga menjadi generasi yang qurani," ungkapnya.

Pembukaan MTQH ke-52 ini turut dihadiri Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni. Kompetisi religi ini akan diikuti oleh kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin dan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top