TANJAB BARAT — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, bergerak mendorong produk unggulan desa. Kali ini, giliran kain ecoprint buatan kelompok ibu-ibu Desa Kuala Dasa yang mendapat perhatian.
Bupati Tanjabbar Anwar Sadat, saat meninjau langsung proses pembuatan di Tungkal Ulu, Jumat, menyatakan pemerintah daerah siap memfasilitasi pengembangan produk UMKM tersebut.
Dukungan yang dimaksud bukan sekadar seremonial. Anwar Sadat menyebut ada tiga pilar utama yang akan digarap: perlindungan hukum, peningkatan kualitas, dan perluasan pemasaran.
"Produk ecoprint ini memiliki ciri khas yang kuat karena memanfaatkan potensi lokal. Pemerintah daerah akan berupaya memfasilitasi pengembangannya," kata Anwar Sadat di Tungkal Ulu, Jumat.
Perlindungan akan diberikan melalui pengurusan hak kekayaan intelektual (HKI) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi. Langkah ini penting untuk mencegah klaim pihak lain di kemudian hari.
Dalam kunjungannya, bupati bersama Wakil Bupati Katamso menyaksikan langsung proses pembuatan kain ecoprint. Mereka melihat bagaimana daun resam—tanaman yang tumbuh melimpah di sekitar desa—diolah menjadi motif alami pada kain.
Inovasi ini dinilai mampu menghasilkan produk bernilai seni sekaligus bernilai ekonomi. Anwar Sadat mengapresiasi kreativitas para pelaku UMKM yang mengangkat potensi lokal menjadi produk unggulan desa.
"Inovasi seperti itu perlu terus didorong karena tidak hanya membuka peluang usaha, tetapi juga memperkuat identitas daerah melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Anwar Sadat turut membeli produk ecoprint hasil karya masyarakat Desa Kuala Dasal. Tindakan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak hanya bicara, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal.
"Pemerintah siap memfasilitasi melalui legalitas usaha, promosi, hingga perluasan akses pemasaran melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan instansi terkait," kata Anwar Sadat.