JAMBI — Sepanjang dua pekan pertama Juli 2026, Microsoft menggelontorkan beberapa build pratinjau Windows 11 untuk para peserta Windows Insider Program. Pembaruan ini tidak hanya menyasar perbaikan kecil, tetapi juga menghadirkan fitur baru yang selama ini dinantikan pengguna setia Windows 11.
Fitur paling signifikan dalam pembaruan ini adalah "Cloud rebuild", yang mulai bisa diuji coba pada build 26300.8772. Fungsinya mirip opsi "Cloud download" yang sudah ada di menu Reset this PC, tetapi dengan alur kerja yang lebih efisien.
Dengan Cloud rebuild, pengguna bisa mengunduh file instalasi Windows 11 dan driver langsung dari internet, lalu menjalankan instalasi bersih tanpa memerlukan USB bootable, recovery image khusus, atau akses ke desktop. Proses ini bisa diakses dari Windows Recovery Environment (WinRE) melalui menu "Troubleshoot".
Syaratnya, perangkat harus kompatibel dengan Windows 11 dan terhubung ke internet. Setelah memilih versi, edisi, dan bahasa, sistem akan langsung memformat hard drive dan menginstal ulang OS beserta driver. Solusi ini sangat berguna saat PC tidak bisa booting sama sekali.
Salah satu keluhan terbesar pengguna Windows 11 sejak awal rilis adalah taskbar yang hanya bisa berada di posisi bawah. Kini, Microsoft menjawabnya melalui build 28120.2387 yang dirilis di kanal Experimental.
Pengaturan "Taskbar position" muncul di menu Settings > Personalization > Taskbar pada bagian "Taskbar behaviors". Opsi yang tersedia meliputi posisi atas, kiri, dan kanan. Microsoft memastikan bahwa flyout, tooltip, dan animasi akan mengikuti orientasi taskbar di posisi manapun.
Selain itu, opsi "Show smaller taskbar button" juga diperbarui. Kini opsi tersebut mengecilkan seluruh taskbar, bukan hanya ikon aplikasinya. Perubahan ini menandakan Microsoft mulai mendengarkan kembali masukan pengguna setelah bertahun-tahun membatasi fleksibilitas antarmuka.
Microsoft juga melakukan perombakan besar pada Windows Search di kanal Experimental. Perubahan pertama adalah pembersihan tampilan beranda pencarian. Sekarang hanya menampilkan riwayat pencarian terbaru tanpa gangguan visual seperti iklan yang sebelumnya sering muncul.
Perubahan kedua berkaitan dengan algoritma. Saat hasil web dianggap lebih relevan, sistem akan memprioritaskan jawaban langsung ketimbang menampilkan produk atau promosi. Hasil pencarian lokal seperti aplikasi, file, dan pengaturan juga mendapat prioritas lebih tinggi dibanding konten web dan Microsoft Store.
Pengguna kini bisa menonaktifkan pencarian web dan aplikasi Microsoft Store dari hasil pencarian. Opsi ini bisa diakses melalui Settings > Privacy & Security > Search. Secara default, pengaturan tetap seperti biasa, tetapi pengguna bebas menyesuaikan.
Akurasi pencarian juga ditingkatkan. Windows Search kini lebih baik dalam menangani kesalahan ketik, huruf hilang atau lebih, serta kata parsial. Fitur pencarian file lokal dengan dua karakter juga sudah didukung, dan file cloud akan muncul lebih akurat jika memang hasil terbaik.
Build 26220.8764 di kanal Beta memperkenalkan pengalaman pembaruan yang lebih terpadu. Microsoft mulai mengoordinasikan pembaruan kualitas bulanan dengan pembaruan driver, .NET, dan firmware ke dalam satu siklus instalasi. Target jangka panjangnya adalah pengguna hanya perlu merestart perangkat satu kali setiap bulan.
Untuk lingkungan pendidikan K-12, Microsoft mengubah persyaratan instalasi. Perangkat yang menjalankan Windows 11 Home kini bisa ditingkatkan ke Windows 11 Pro Education tanpa biaya tambahan. Kebijakan ini bersifat satu arah; untuk kembali ke edisi Home, pengguna harus melakukan instalasi bersih.
Pada build 26300.8772, Microsoft mengaktifkan kebijakan fitur backup dan restore secara default untuk perangkat yang terdaftar di Microsoft Entra ID atau lingkungan hybrid Entra. Tujuannya, saat perangkat di-reset atau diganti, pengguna bisa kembali ke desktop personalisasi tanpa langkah tambahan. Administrator jaringan tetap bisa mengontrol pengalaman ini, dan pengaturan manual akan selalu diutamakan.
Pembaruan-pembaruan ini menunjukkan bahwa Microsoft mulai fokus pada perbaikan pengalaman dasar Windows 11, bukan sekadar menambah fitur baru. Cloud rebuild menjanjikan proses recovery yang lebih mudah, sementara perubahan pada Windows Search dan taskbar menjawab keluhan pengguna yang sudah lama tertunda. Bagi pengguna Indonesia yang mengikuti program Insider, fitur-fitur ini layak untuk dicoba dan dipantau perkembangannya.