SUNGAI GELAM — Pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) hari kedua di MAN 1 Muaro Jambi berlangsung tertib di Aula Kesenian. Seluruh peserta didik baru mengikuti sesi materi wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh Ahmad Said Akbar, S.Pd., guru Bahasa Indonesia setempat.
Kegiatan diawali pengarahan dari panitia mengenai pentingnya disiplin dan tanggung jawab selama mengikuti rangkaian acara. Sejak pagi, aula sudah dipenuhi peserta yang mengenakan atribut sesuai ketentuan. Panitia memastikan proyektor, layar presentasi, dan sistem audio berfungsi baik sehingga penyampaian materi berjalan optimal.
Ahmad Said Akbar menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan nilai penting yang harus dimiliki setiap peserta didik. Menurutnya, generasi muda bertanggung jawab menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.
"Menjadi pelajar madrasah bukan hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar menjadi warga negara yang mencintai bangsa, menghormati perbedaan, dan menjaga persatuan Indonesia," ujar Ahmad Said Akbar di hadapan peserta.
Pemateri menekankan bahwa penerapan wawasan kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan madrasah. Sikap saling menghormati antarteman, menaati tata tertib, menjaga kebersihan, serta kerja sama dalam kegiatan merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa setiap peserta didik memiliki peran penting menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan harmonis. Karakter yang baik, menurutnya, akan menjadi fondasi utama meraih prestasi di masa depan.
Ahmad Said Akbar juga mengingatkan peserta agar mampu menyaring informasi di media sosial. Perkembangan teknologi informasi membawa manfaat, tetapi juga berpotensi menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, dan informasi yang memecah persatuan.
Peserta didik didorong memiliki kemampuan berpikir kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi. Pemateri mengajak mereka menggunakan media digital secara bijaksana demi menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif. Beberapa peserta bertanya tentang cara menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan pelajar, pentingnya menghargai keberagaman, serta langkah menjaga persatuan di lingkungan sekolah. Seluruh pertanyaan dijawab rinci dengan contoh aplikatif.
Panitia MATAMUDA menyebut materi wawasan kebangsaan sebagai pembekalan penting bagi peserta didik baru. Madrasah tidak hanya mencetak peserta unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter kebangsaan yang kuat. Pihak madrasah berharap peserta mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.