Program Kampung Bahagia Tahap I Tuntas 100 Persen di 797 RT, Pemkot Jambi Siapkan Tahap II Mulai Juli 2026

Penulis: Ahmad Syukri  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:16:15 WIB
Wali Kota Jambi serahkan manfaat Program Kampung Bahagia Tahap I di 797 RT.

KOTA JAMBI — Sebanyak Rp 68 miliar telah digelontorkan Pemerintah Kota Jambi untuk merealisasikan program Kampung Bahagia tahap I tahun 2026. Anggaran tersebut disalurkan ke seluruh RT yang melaksanakan program, dengan tingkat partisipasi swadaya masyarakat yang dinilai sangat tinggi.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., mengungkapkan bahwa realisasi dari aspek keuangan telah 100 persen diserahkan. Saat ini, proses yang tersisa hanyalah petunjuk teknis terakhir untuk serah terima manfaat kepada warga.

“Masyarakat harus tahu bahwa ini milik mereka, berjalan dari hasil keringat dan gotong royong mereka, sementara dana yang diberikan hanyalah bentuk stimulus dari Pemerintah,” ujar Maulana usai kegiatan serah terima manfaat di RT 01 dan RT 04, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Minggu (12/07/2026).

Jadwal Ketat Tahap II: Musyawarah Warga Mulai Bulan Ini

Setelah keberhasilan periode pertama, Pemkot Jambi tidak menunda pelaksanaan tahap II. Maulana menegaskan bahwa sosialisasi akan digelar pada Selasa pekan ini, dan proses musyawarah warga sudah harus dimulai pada Juli 2026.

“Paling lambat bulan September sudah bisa dimulai pengerjaan atau gotong royong, bulan Oktober sudah bisa dilakukan serah terima, sedangkan bulan November hingga Desember akan masuk tahap penyusunan laporan,” jelasnya.

Target waktu yang ketat ini dinilai penting agar program berjalan optimal dan tepat sasaran sebelum akhir tahun anggaran.

Bukan Sekadar Infrastruktur: Program Ini Juga Putar Uang di Kampung

Kepala daerah itu menekankan bahwa Kampung Bahagia bukan hanya soal pembangunan fisik. Program berbasis komunitas ini dirancang untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di seluruh wilayah Kota Jambi.

“Keindahan program Kampung Bahagia ini tercipta dari semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang sesuai kebutuhan wilayah,” kata Maulana.

Ia menambahkan, dampak ekonomi juga terasa karena dana yang disalurkan dikelola langsung oleh Kelompok Kerja (Pokja) Bahagia di tingkat RT. Artinya, uang tersebut berputar di tengah warga untuk membeli material lokal dan membayar tenaga kerja setempat.

Partisipasi Warga Melampaui Target: Banyak Swadaya Tambahan

Salah satu faktor kunci keberhasilan tahap I adalah tingginya partisipasi masyarakat. Maulana mengapresiasi warga yang tidak hanya menerima stimulus, tetapi juga menambah kegiatan dan fasilitas secara swadaya agar pembangunan berjalan lebih maksimal.

“Partisipasi masyarakat sangat luar biasa, banyak penambahan kegiatan maupun fasilitas yang dilakukan secara swadaya,” ujarnya.

Program Kampung Bahagia menjadi langkah strategis Pemkot Jambi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang selama ini belum merasakan sentuhan pembangunan secara merata. Dengan skema gotong royong, pemerintah berharap program ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: jambitv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top