JAMBI — Prototipe Ford EV pickup murah yang diklaim akan dipasarkan pada 2027 itu tertangkap kamera untuk pertama kalinya di jalan umum. Penampakan ini muncul hanya beberapa hari setelah Ford memberi sinyal akan segera menguji coba kendaraan tersebut di jalan raya Michigan. Namun, justru di Long Beach, California, kendaraan ini lebih dulu terlihat.
Menurut laporan The Autopian, media yang pertama kali mengabadikan prototipe ini, ukuran pikap listrik tersebut benar-benar kecil. Saat melaju di depan Mazda B-series berbasis Ford Ranger generasi lama dan Ford F-150, perbandingan ukurannya langsung terlihat jelas.
Meski berkonfigurasi empat pintu, ruang kabin baris kedua disebut cukup lega. Konsekuensinya, bak belakang terlihat sederhana dan tidak terlalu panjang. Meski begitu, bak tersebut dinilai masih muat untuk barang berukuran besar seperti blok mesin Ford 289 V8.
Pekan lalu, CFO Ford Sherry House dalam UBS Auto and Auto Tech Conference mengungkapkan bahwa prototipe sudah mulai dibuat dan diuji. Keesokan harinya, juru bicara Ford Dave Tovar mengklarifikasi kepada The Detroit Free Press bahwa uji coba di jalan umum memang sudah direncanakan, tepatnya di Michigan dalam beberapa pekan mendatang.
"Keep an eye out as Ford plans to begin public road testing in Michigan in the coming weeks," ujar Tovar. Namun, prototipe yang tertangkap di Long Beach menunjukkan pengujian sudah berlangsung lebih awal dari jadwal yang disebutkan.
Pikap listrik ini akan menjadi model pertama yang menggunakan platform Universal Electric Vehicle (UEV) milik Ford. Platform ini dirancang untuk menekan biaya produksi secara signifikan, termasuk melalui metode megacasting yang menyederhanakan jumlah komponen. Ford menyebut jumlah komponen sasis berkurang dari 146 bagian menjadi hanya dua bagian untuk model ini.
Ford juga akan menjadi pabrikan pertama yang memproduksi baterai prismatik lithium iron phosphate (LFP) di Amerika Serikat. Baterai jenis ini disebut lebih murah, lebih ringan, dan memungkinkan ruang kabin yang lebih lega.
Salah satu fokus utama pengembangan adalah aerodinamika. Saleem Merkt, Senior Manager Advanced EV Aerodynamics Ford, menyatakan bahwa efisiensi aerodinamis pikap listrik anyar ini "more than 15% better than any other pickup truck on the market today and will ultimately result in longer range and lower cost for our customers."
Ford mengklaim pikap ini memiliki ruang penumpang lebih luas dari Toyota RAV4, belum termasuk frunk dan bak belakang. Biaya kepemilikan disebut lebih rendah dari Tesla Model Y. Produksi akan dilakukan di pabrik Louisville Assembly, dengan pengiriman perdana ke konsumen dijadwalkan pada 2027.