Wessel Nijman merengkuh gelar kelimanya tahun ini setelah memenangi Players Championship 14 di Hildesheim, Jerman, Selasa (5/5/2026). Kemenangan telak 8-1 atas Max Hopp di final membawa Nijman menyamai pencapaian legendaris Michael van Gerwen pada musim 2016.
Dominasi Wessel Nijman di sirkuit PDC ProTour kian tak terbendung. Pemain berusia 25 tahun itu sukses mengantongi hadiah utama sebesar £15.000 setelah tampil perkasa di Halle 39. Nijman kini tercatat sebagai pemain pertama sejak Michael van Gerwen satu dekade lalu yang mampu mengoleksi lima gelar juara dalam satu kalender kompetisi.
Laga final menjadi panggung unjuk gigi bagi Nijman. Menghadapi wakil tuan rumah, Max Hopp, Nijman langsung tancap gas dengan keunggulan 6-0. Akurasi lemparannya memukau penonton saat ia mencatatkan checkout 88, disusul penyelesaian 84 melalui bullseye, dan puncaknya checkout masif 140 di leg keenam.
Hopp sempat mencuri satu leg untuk memperkecil kedudukan menjadi 6-1. Namun, perlawanan pemain Jerman itu berakhir di sana. Nijman langsung membalas dengan break dan menutup pertandingan lewat 15 lemparan dart untuk mengunci skor 8-1. Statistik mencatat Nijman membukukan rata-rata (average) poin sebesar 104,62 di partai final.
"Saya sangat senang dengan cara saya bermain hari ini, terutama di fase akhir turnamen. Saya merasa cukup percaya diri dalam turnamen lantai (floor events) seperti ini," ujar Nijman usai laga. Ia menegaskan tidak terlalu memikirkan rekor, melainkan lebih fokus untuk menembus peringkat 16 besar dunia pada akhir tahun nanti.
Di saat kompatriot mudanya berpesta, Michael van Gerwen justru masih harus memperpanjang puasa gelar ProTour musim ini. Langkah sang juara dunia tiga kali itu terhenti prematur di putaran ketiga. MVG dipaksa menyerah 4-6 oleh pemain veteran Austria, Mensur Suljovic.
Kekalahan ini mempertegas tren negatif Van Gerwen di ajang Players Championship tahun 2026. Meski masih menjadi ancaman besar di panggung utama, kegagalan di Hildesheim menunjukkan bahwa konsistensi MVG di turnamen non-televisi mulai goyah oleh gempuran talenta-talenta baru seperti Nijman.
Lonjakan performa Nijman musim ini rupanya bukan sebuah kebetulan. Analis dart, Matt Edgar, mengungkapkan bahwa Nijman telah melakukan perubahan besar dalam karier profesionalnya. Nijman kini sepenuhnya mendedikasikan diri sebagai pemain dart purna waktu dan meninggalkan pekerjaan sampingannya.
"Nijman telah membuat perubahan gaya hidup. Dia sekarang berkomitmen penuh pada dart. Dia sudah meninggalkan pekerjaannya dan berada di posisi yang sangat bagus di luar papan dart, dan itu adalah 90 persen dari perjuangan," kata Edgar dalam siniar Love The Darts.
Perjalanan Nijman menuju tangga juara dihiasi dengan statistik yang mengerikan bagi lawan-lawannya. Sebelum melibas Hopp di final, ia mencatatkan empat kemenangan beruntun dengan rata-rata poin di atas 100:
Selain kegemilangan Nijman, ajang Players Championship 14 juga diwarnai aksi spektakuler Richard Veenstra. Pemain asal Belanda tersebut sukses mencatatkan nine-darter (permainan sempurna sembilan dart) saat menghadapi Leon Weber di putaran kedua, meski langkahnya akhirnya terhenti di perempat final oleh Danny Noppert.