JAMBI — Meghan Markle menyatakan sangat terpukul setelah tuduhan kepemilikan materi pornografi anak menyeret nama ayahnya, Thomas Markle Sr. Istri Pangeran Harry itu menegaskan perlindungan anak-anak menjadi alasan utama ia menjaga jarak dari sang ayah selama bertahun-tahun.
Meghan Markle mengaku telah mengetahui tuduhan terhadap Thomas Markle Sr. sejak 2018, jauh sebelum kasus ini menjadi perbincangan publik. Saat itu, sebuah surat berisi tuduhan dikirim ke Kepolisian Metropolitan London dan unit Royalty and Specialist Protection, lalu diteruskan kepadanya.
"Surat itu memuat tuduhan yang meresahkan dan mengganggu tentang ayah saya. Saya mendapat jaminan bahwa tuduhan tersebut sedang diselidiki," kata Meghan, dikutip dari People.
Isi lengkap surat tersebut belum dibuka ke publik. Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi menerima surat berisi sejumlah tuduhan pada Januari 2019.
Respons Meghan Markle atas Tuduhan terhadap Ayahnya
Dalam pernyataannya, Meghan menyebut kabar yang terungkap dalam 24 jam terakhir membuatnya sangat terpukul. Pikirannya langsung tertuju pada anak-anak yang mungkin menjadi korban.
"Saya sangat terpukul dengan kabar yang terungkap dalam 24 jam terakhir. Pikiran saya tertuju kepada anak-anak yang mungkin telah menjadi korban," ujarnya.
Ia berharap proses hukum berjalan tuntas dan keselamatan anak tetap jadi prioritas utama. Menurut Meghan, skala kasus yang terungkap kini jauh lebih mengerikan dari yang ia bayangkan.
Alasan Meghan Markle Menjaga Jarak dari Sang Ayah
Meghan menyinggung hubungannya yang renggang dengan Thomas. Ia ingin publik memahami alasan di balik keputusannya tidak mengizinkan sang ayah bertemu Pangeran Archie dan Putri Lilibet.
"Saya berharap kini orang-orang bisa memahami bahwa, terlepas dari pemberitaan media yang selama bertahun-tahun menggambarkan situasi ini secara keliru, keputusan saya menjaga jarak dari ayah dan tidak mengizinkannya bertemu anak-anak kami hanya memiliki satu alasan, yaitu melindungi mereka," ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjawab anggapan publik selama ini bahwa keretakan hubungan ayah dan anak itu murni soal konflik keluarga.
Harapan Meghan Markle untuk Perlindungan Anak
Meghan menyatakan keyakinannya bahwa pihak berwenang juga berupaya melindungi keluarga lain. Ia berharap keadilan ditegakkan sepenuhnya dalam kasus ini.
"Meski skala dari apa yang kini terungkap jauh lebih mengerikan daripada yang bisa dibayangkan, harapan terbesar saya adalah keadilan dapat ditegakkan sepenuhnya dan keselamatan serta perlindungan anak-anak yang tidak bersalah tetap menjadi prioritas," kata Meghan.
Bagi orang tua, kasus ini jadi pengingat bahwa melindungi anak dari lingkungan yang berisiko bukan soal menutup akses berlebihan. Ini soal kehati-hatian yang didasari alasan jelas, sekalipun harus mengambil keputusan sulit di dalam keluarga sendiri.