MUARO JAMBI — Audiensi antara jajaran Polres Muaro Jambi dan AWaSI Provinsi Jambi berlangsung di ruang kerja Kapolres, Rabu (7/10/2026). Kedatangan pengurus aliansi tersebut diterima langsung AKBP Bayu Noormansyah.
Ketua Umum AWaSI Jambi Erfan Indriyawan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres atas dedikasi dan komitmennya menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. AWaSI juga menyerahkan penghargaan dan cendera mata dalam pertemuan itu.
18 Kasus Karhutla, Dua Masuk Tahap Penyidikan
Selain membahas kemitraan kepolisian dengan insan pers, audiensi menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan yang menjadi perhatian di Kabupaten Muaro Jambi. Kapolres menyebut jajarannya telah menangani 18 kasus Karhutla.
Dari jumlah tersebut, dua kasus telah memasuki tahap penyidikan. Polres Muaro Jambi mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman sekaligus menangani aspek hukum terhadap setiap kasus yang ditemukan.
Edukasi ke Warga Jadi Jalur Pencegahan
Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta meningkatkan kepedulian dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pendekatan ini dinilai penting karena sebagian besar titik api di Muaro Jambi muncul dari aktivitas pembukaan lahan. Petugas di lapangan menggabungkan patroli rutin dengan sosialisasi ke pemilik lahan.
Sinergi Pers untuk Informasi Kamtibmas
Kapolres menegaskan silaturahmi dengan organisasi wartawan perlu terus dijaga. Menurutnya, kerja sama itu bagian dari upaya bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Muaro Jambi.
"Terima kasih atas kedatangan AWaSI. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan kita dapat bersama-sama bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Muaro Jambi," ujar AKBP Bayu Noormansyah.
Audiensi diharapkan memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Polres Muaro Jambi dan insan pers. Peran media dinilai membantu penyampaian informasi ke masyarakat, termasuk soal pencegahan Karhutla dan situasi kamtibmas harian.