SUNGAI GELAM — Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini lahir dari pembinaan minat dan bakat yang dilakukan madrasah, bukan semata hasil latihan menjelang lomba.
"Kami senang karena ada salah satu siswa yang akan mewakili Muaro Jambi ke tingkat provinsi," tutur Jurmalis.
Lima Pelajar Diterjunkan, Tiga Pulang Bawa Peringkat
Guru olahraga MAN 1 Muaro Jambi, Jemmi Andrianto, yang mendampingi kontingen, menyebut madrasah mengikutsertakan lima peserta pada seleksi lari 100 meter. Tiga di antaranya pelajar putri: Syafa Aristia Alfatim (kelas X C), Fitri Janati Tajri (kelas XI B), dan Anisa Pratiwi (kelas X C).
Dua peserta putra yang dikirim ialah Muhammad Reyhan Azam Kadafi dari kelas XII A dan Muhammad Khoirur Rozzi dari kelas XI D. Kelimanya mendapat kesempatan mengukur kemampuan dalam persaingan tingkat kabupaten.
Hasilnya, Anisa menempati posisi pertama kategori putri. Syafa menyusul di peringkat kedua, sementara Muhammad Khoirur Rozzi meraih peringkat ketiga kategori putra.
Persiapan ke Provinsi: Teknik Lari hingga Kebugaran
Menghadapi tingkat provinsi, Anisa akan mengikuti arahan guru pendamping. Persiapan diarahkan pada penguatan teknik lari, kebugaran, istirahat, dan keselamatan selama bertanding.
Jurmalis berharap Anisa menjaga performa dan memanfaatkan kesempatan itu dengan penuh tanggung jawab. Ia juga meminta seluruh warga madrasah memberi dukungan agar peserta tampil percaya diri.
Dukungan keluarga disebut ikut menentukan kesiapan Anisa. Selain mengejar hasil terbaik, peserta diingatkan menjaga sikap sportif selama perlombaan berlangsung.
KOMPAS Jadi Ruang Uji Bakat di Luar Kelas
Kompetisi KOMPAS menjadi salah satu wadah bagi peserta didik madrasah mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni. Lewat kegiatan ini, siswa belajar soal kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, dan menghargai kemampuan orang lain.
Pengalaman bertanding juga mengajarkan bahwa keberhasilan tidak datang instan. Persiapan dan latihan terarah menjadi bagian penting dalam proses mencapai hasil.
Jurmalis berharap capaian Anisa, Syafa, dan Khoirur Rozzi memantik semangat peserta didik lain untuk menggali kemampuan sesuai minat masing-masing. Madrasah, katanya, akan terus memberi dukungan melalui kegiatan yang tersedia.