JAMBI — Hasil pemeriksaan urine dalam Operasi Antik 2026 yang digelar Polresta Jambi menunjukkan tidak ada pengunjung tempat hiburan malam yang terindikasi menggunakan narkotika. Dari total 16 orang yang diperiksa secara acak di dua lokasi, seluruhnya negatif.
Razia yang dipimpin langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang bersama Kabag Ops Kompol Yumika Putra dan Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt itu menyasar lima titik hiburan malam di Kota Jambi. Kegiatan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB.
Hasil Pemeriksaan: 16 Orang Negatif
Di tempat hiburan malam Luna yang berlokasi di Jalan Prof. DR. Moh. Yamin, petugas melakukan tes urine terhadap 14 orang pengunjung. Seluruhnya dinyatakan negatif narkotika.
Razia kemudian berlanjut ke Dinasti di Lorong Idola. Di sana, dua orang pengunjung diperiksa dan hasilnya juga negatif. "Secara keseluruhan, dari 16 orang yang dilakukan pemeriksaan urine secara acak di dua lokasi, seluruhnya menunjukkan hasil negatif," jelas Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt.
Tiga Tempat Hiburan Sepi Pengunjung
Dari lima lokasi yang didatangi, tiga tempat diketahui belum memiliki pengunjung saat petugas tiba. Ketiganya adalah Grand House di Jalan Kapten Pattimura, Karaoke Adinda, dan Karaoke Bunda yang berada di Jalan DI Panjaitan. Karena itu, pemeriksaan urine tidak dilakukan di tiga titik tersebut.
Adapun dua tempat lain yang didatangi petugas, yakni Luna dan Dinasti, sudah mulai ramai pengunjung sehingga dilakukan pengambilan sampel urine secara acak.
Operasi Antik 2026: Langkah Preventif Cegah Narkoba
Menurut AKP Tito Al Hafezt, razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Antik 2026 yang digelar sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Jambi. "Kami melaksanakan razia di beberapa tempat hiburan malam sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kami akan terus hadir untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," pungkas Tito.