JAMBI — Atlet spesialis nomor lari 800 meter dan 1.500 meter itu menjalani seleksi ketat mulai dari administrasi, tes kondisi fisik, uji teknik lari, hingga pemeriksaan kesehatan dan psikotes. Lewi Saduto Tambun dinyatakan lolos bersama 20 atlet dari berbagai cabang olahraga yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia.
Proses Seleksi yang Panjang dan Ketat
Ketua Finix Running Club Kota Jambi, Niken Wulandari, mengatakan keberhasilan Lewi merupakan hasil dari latihan yang panjang dan konsisten. Atlet muda tersebut selama ini dikenal memiliki disiplin tinggi dalam menjalani setiap program latihan.
“Selama berlatih di Finix Running Club, ia selalu menjalankan setiap program latihan dengan penuh komitmen, baik latihan interval, long run maupun penguatan fisik. Kami sangat bangga atas pencapaian ini,” ujar Niken.
Dukungan Klub dan Keluarga Jadi Kunci
Menurut Niken, pencapaian Lewi tidak terlepas dari dukungan para pelatih, rekan satu klub, serta keluarga yang terus memberikan motivasi selama proses pembinaan. Lewi merupakan putra pasangan Sampetua Tambun dan Hotmauli Sitohang.
Niken berharap kesempatan bergabung di PPOP DKI Jakarta menjadi batu loncatan bagi Lewi untuk meraih prestasi lebih tinggi. “Lolos ke PPOP merupakan gerbang awal menuju impian yang lebih besar. Kami berharap Lewi mampu berkembang menjadi atlet nasional bahkan internasional,” katanya.
Prestasi yang Memotivasi Atlet Muda Jambi
Keberhasilan Lewi menjadi bukti bahwa atlet binaan daerah mampu bersaing di tingkat nasional apabila dibina secara serius, konsisten, dan berkelanjutan. Masuknya atlet Finix Running Club ke pusat pelatihan di Jakarta diharapkan dapat memotivasi atlet-atlet muda Jambi lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi.
Seluruh keluarga besar Finix Running Club disebutkan mendoakan dan mendukung perjuangan Lewi di PPOP DKI Jakarta. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi klub yang selama ini konsisten melakukan pembinaan atlet muda berprestasi di Jambi.