JAMBI — Pertandingan fase grup Piala Dunia antara tuan rumah Meksiko dan Inggris di Estadio Azteca, Kamis (18/6), berpotensi mengalami penundaan akibat badai petir yang diprediksi melanda ibu kota. Cuaca ekstrem ini menjadi perhatian serius mengingat kapasitas stadion yang mencapai 80.000 penonton.
Radius 8 Mil dan Timer 30 Menit: Protokol Ketat FIFA
Berdasarkan aturan FIFA, jika petir terdeteksi dalam radius delapan mil dari stadion saat pintu mulai dibuka, penonton dan pemain dilarang memasuki area stadion. Jika badai terjadi saat pertandingan berlangsung, wasit wajib menghentikan permainan.
Pertandingan baru bisa dilanjutkan setelah tidak ada sambaran petir dalam radius delapan mil selama 30 menit berturut-turut. Setiap sambaran baru akan mereset ulang hitungan waktu tersebut.
Aturan ini bukan tanpa alasan. Meski risiko seseorang tersambar petir secara individu rendah, dengan puluhan ribu orang berkumpul di satu lokasi, potensi bencana meningkat drastis. Sambaran petir bisa menyebabkan kematian, cedera serius, dan kepanikan massal.
Dua Laga Sebelumnya Juga Terdampak Badai
Piala Dunia edisi kali ini sudah mencatat dua insiden penundaan akibat cuaca buruk. Babak kedua laga Perancis vs Irak di babak grup sempat ditunda sekitar dua jam setelah petir terdeteksi di dekat stadion saat jeda pertandingan.
Sementara itu, laga Meksiko vs Ekuador di putaran terakhir juga mengalami penundaan kick-off selama satu jam akibat badai di sekitar Estadio Azteca. Artinya, stadion ini sudah terbukti rentan terhadap gangguan cuaca.
Fenomena Langka bagi Pemain Inggris
Badai petir seperti ini tergolong langka di Inggris. Kondisi udara yang lebih dingin dan awan tebal di Kepulauan Inggris membuat badai jarang terbentuk. Ketika terjadi pun, intensitasnya cenderung lebih rendah dibanding badai di daratan Amerika.
Kondisi ini bisa menjadi faktor kejutan bagi skuad Inggris yang mungkin tidak terbiasa dengan penundaan panjang akibat cuaca. Sebaliknya, tim Meksiko sudah memiliki pengalaman menghadapi situasi serupa di laga sebelumnya.
Risiko di Balik Keputusan Menunda
FIFA menilai bahwa menunda pertandingan demi keselamatan adalah keputusan yang tidak bisa ditawar. Meskipun jarak delapan mil terdengar berlebihan, petir bisa menyambar lebih dari sepuluh mil dari pusat badai.
Selain sambaran langsung, ada risiko lain seperti aliran tanah (ground current) yang merambat setelah sambaran, cedera kontak dari benda konduktif yang tersentuh, serta side flash—lompatan listrik dari benda yang tersambar ke orang di sekitarnya.
Di Amerika Serikat, protokol serupa juga berlaku di bawah arahan National Weather Service. Artinya, aturan ini bukan hanya standar FIFA, melainkan praktik umum di kawasan yang rawan badai petir.