JAMBI — Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar keuangan Indonesia, termasuk Jambi, kembali menunjukkan tren negatif. Pada perdagangan Rabu pagi, rupiah melemah 72 poin atau setara 0,40 persen ke posisi Rp17.931 per dolar AS, turun dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.859 per dolar AS.
Apa yang Membebani Rupiah?
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa tekanan terhadap rupiah datang dari eksternal. Pasar global saat ini diliputi sentimen risk off yang kuat akibat kekhawatiran bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneternya yang ketat lebih lama dari perkiraan sebelumnya.
“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah sentimen risk off global yang kuat oleh kekhawatiran tingkat suku bunga tinggi,” ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Proyeksi Suku Bunga The Fed Naik Lagi
The Fed baru-baru ini me