JAMBI — Ribuan pencari kerja memadati Lippo Mall Plaza Jambi sejak pagi, Senin (15/4). Mereka antre di stan-stan perusahaan yang berpartisipasi dalam Bhayangkara Presisi Job Fair yang digelar Polda Jambi. Acara ini disebut menjadi salah satu job fair terbesar di Provinsi Jambi sepanjang 2026.
Kolaborasi Lintas Stakeholder untuk Tekan Pengangguran
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar mengatakan job fair ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha. "Kegiatan ini kami gelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sebagai wujud kehadiran Polri mendukung kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat," katanya di Jambi, Senin.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membuka akses informasi bagi pencari kerja sekaligus memperkuat perekonomian daerah. "Momentum ini penting untuk buka akses informasi pencari kerja serta perkuat perekonomian daerah," ujarnya.
Gubernur Jambi: Kriminalitas Tak Lepas dari Pengangguran
Gubernur Jambi Al Haris yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi inisiasi Polda Jambi. Ia menilai bahwa kriminalitas tidak bisa dipisahkan dari masalah kemiskinan dan pengangguran. "Karena itu job fair sangat membantu masyarakat dapat kerja dan tingkatkan kesejahteraan," ucapnya.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan job fair ini. "Dengan 100 perusahaan buka 1.000 lowongan, kami berharap kegiatan ini mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja serta tingkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
36 UMKM Lokal Dapat Ruang Promosi
Selain lowongan kerja, acara ini juga memberikan ruang bagi 36 pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka langsung ke masyarakat. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari kuliner hingga kriya. Usai pembukaan, Wamenaker, Gubernur Jambi, dan Kapolda meninjau langsung stan perusahaan dan UMKM yang berpartisipasi.
Implementasi Polri Presisi di Bidang Ekonomi
Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan bahwa job fair ini merupakan implementasi dari program Polri Presisi yang tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga kontribusi pada pembangunan ekonomi. "Polda Jambi bersama Pemda, dunia usaha, dan stakeholder berupaya hadirkan solusi nyata. 1.000 lowongan kerja dan keterlibatan UMKM diharapkan bantu kurangi pengangguran, naikkan taraf hidup, dan perkuat pertumbuhan ekonomi Jambi," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, Polri, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. "Sinergi ini juga penting untuk ciptakan kamtibmas yang kondusif di Provinsi Jambi," pungkasnya.