Pencarian

BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo Gandeng Muhammadiyah, Targetkan Universal Coverage Jamsostek untuk Seluruh Pekerja

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:38:31 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo Gandeng Muhammadiyah, Targetkan Universal Coverage Jamsostek untuk Seluruh Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo dan Muhammadiyah bersinergi untuk tingkatkan kepesertaan Jamsostek.

MUARA BUNGO — Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah di Kabupaten Bungo ini bukan sekadar seremoni. Lewat diskusi santai, kedua pihak menyasar target ambisius: mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ), yakni kondisi di mana seluruh pekerja di daerah itu telah terdaftar sebagai peserta.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo, Ahmad Bisyri, menyebut Muhammadiyah punya jaringan hingga pelosok. Organisasi ini dinilai efektif menjadi corong edukasi bagi pekerja sektor informal yang selama ini sulit dijangkau.

Mengapa Muhammadiyah Jadi Mitra Strategis?

Ahmad Bisyri menjelaskan, kesadaran pekerja terhadap risiko sosial masih menjadi pekerjaan rumah besar. Banyak pekerja di sektor informal—tukang ojek, petani, buruh harian—belum memahami pentingnya perlindungan kecelakaan kerja atau jaminan hari tua.

“Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas hingga tingkat akar rumput memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan perlindungan bagi para pekerja,” ujar Ahmad Bisyri dalam kegiatan yang digelar di Muara Bungo tersebut.

Empat Program Utama yang Disosialisasikan

Dalam diskusi interaktif itu, peserta mendapat pemaparan detail soal empat program utama BPJS Ketenagakerjaan. Mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Pensiun.

Para pengurus dan anggota Muhammadiyah Bungo tampak antusias. Mereka mengajukan pertanyaan seputar prosedur klaim, besaran iuran, hingga skema perlindungan bagi pekerja lepas atau buruh musiman.

Target Universal Coverage: Masih Jauh, Tapi Ada Jalan

Program UCJ menjadi salah satu prioritas nasional. Namun di daerah seperti Bungo, cakupan kepesertaan masih timpang antara pekerja formal dan informal. Sinergi dengan ormas keagamaan dinilai bisa mempercepat proses edukasi dan pendaftaran.

Ahmad Bisyri menekankan, perlindungan jaminan sosial bukan sekadar program pemerintah, melainkan instrumen menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga pekerja saat menghadapi risiko. “Melalui kegiatan ini kami ingin memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo berkomitmen terus memperluas cakupan dengan menggandeng lebih banyak mitra. Setelah Muhammadiyah, organisasi lain seperti NU atau kelompok tani disebut-sebut akan menjadi sasaran berikutnya.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks